Terjerat Kasus Narkoba Jenis Sabu

Posisi Ketua PKB Bireuen Kosong, PAW Usman Sulaiman Belum Jelas

Posisi Ketua PKB Bireuen Kosong, PAW Usman Sulaiman Belum Jelas
Sekretaris DPRK Kabupaten Bireuen, Said Abdurrahman, S.Sos. (Foto: Dian Fakri)
Penulis
Rubrik

Bireuen I Hingga kini, penganti antar waktu (PAW) anggota DPRK Bireuen dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) setempat, Usman Sulaiman belum jelas.

Itu sebabnya, status wakil rakyat yang diciduk Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat, karena diduga terkait bisnis haram narkotika jenis sabu-sabu, masih sebagai anggota DPRK Bireuen.

“Ya, sampai saat ini masih  berstatus sebagai anggota dewan,” ungkap Sekretaris DPRK Kabupaten Bireuen, Said Abdurrahman, S.Sos kepada media ini, Rabu, 2 Juni 2021 di Bireuen.

Namun, Said mengaku sudah menerima surat pemberhentian Usman dari keanggotaan PKB. “Saat ini kami baru menerima surat pemberhentian dari keanggotaannya partai,” sebut Said  Abdurrahman. 

Menurut Said, surat pemberhentian itu tidak serta merta menggugurkan status Usman sebagai anggota DPRK Bireuen. Sebab, belum adanya usulan dari Gubernur Aceh untuk pergantian.

“Semua itu tentu ada proses. Bahkan, PKB sendiri belum mengusulkan calon penganti Usman Sulaiman untuk duduk di DPRK Bireuen. Karena untuk PAW tidak harus menunggu keputusan hukum tetap (ingkrah),” papar  Said Abdurrahman.

Begitupun sebut dia, jika nama yang diusulkan PKB telah memenuhi persyaratan dan aturan yang ada, maka Gubernur Aceh mengeluarkan surat keputusan (SK) pemberhentian dari anggota dewan dan melantikan anggota dewan yang baru.

Untuk itu, usul Said Abdurrahman, Ketua DPW PKB Aceh harus mernunjuk dulu penjabat (Pj) Ketua PKB Bireuen sampai terpilihnya Ketua PKB Kabupaten Bireuen definitif. 

“Karena untuk mengusulkan nama harus ketua dan tidak bisa diusul oleh sekretaris saja,” urai Said Abdurrahman.

Disinggung figur yang diusulkan dari PKB untuk PAW anggota DPRK Bireuen. Menurut Said harus sesuai ketentuan hukum yaitu, berdasarkan suara terbanyak dari dapilnya. 

Tapi sebutnya, dia tidak mengetahui  secara pasti jumlah yang diperoleh calon  yang diusulkan PKB. Karena itu, pihaknya akan menyurati KIP Kabupaten Bireuen untuk memverifikasinya, apakah nama yang diusulkan itu telah memenuhi kententuan.

”Jika hasil verifikasi KIP menyatakan sudah sesuai ketentuan, maka nama tersebut dikirim kepada Gubernur Aceh untuk dilantik, mengantikan anggota DPRK Bireuen  yang lama, ” ucap Said Abdurrahman.

Menurut Sekwan DPRK Bireuen, jika pada pengusulan nama tadi ada pihak yang tidak setuju atau tidak puas, maka bisa mengajukan tuntutan hukum ke Pengadilan Tata Usaha Negara (TUN). “Tentu saja pengajuannya harus ditunda sementara sampai adanya keputusan tetap dari pengadilan.

Seperti diberitakan sebelumnya, oknum  Anggota DPRK Bireuen, Aceh, Usman Sulaiman ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) atas dugaan penyelundupan sabu. Usman Sulaiman disebut sebagai pengendali sekaligus pemilik sabu tersebut.

"Pemesan dan pengendali, sekaligus pemilik narkoba tersebut adalah Usman Sulaiman, mengaku anggota DPRK Bireun, Aceh," kata Deputi Pemberantasan BNN Arman Depari dalam keterangannya kepada media pers, Kamis, 22 April 2021 di Jakarta.

Sabu tersebut diselundupkan menggunakan kapal kayu dari Malaysia melalui jalur laut. Total ada 25 kilogram sabu yang disita petugas BNN dari Usman Sulaiman. "Barang bukti narkoba seberat lebih kurang 25 kg (sabu)," ujarnya.

Sabu tersebut ditemukan dalam mobil yang diparkir di depan masjid. Rencananya Usman Sulaiman akan membawanya ke Jambi.

"(Barang bukti) disembunyikan di dalam dashboard mobil Fortuner yang hendak dibawa dan diedarkan ke Jambi," katanya.

Anggota DPRK Bireuen Usman Sulaiman ditangkap di depan Masjid Raya Idi Rayeuk, Aceh Timur, pada Selasa (20/4/2021). Selain Usman Sulaiman, ada dua tersangka lainnya yang ditangkap yakni Mutia dan Mahmuddin.

Nah, tak berapa lama kemudian, DPW PKB Aceh berdasarkan Keputusan DPP PKB, Nomor: 6734/DPP/01/III/2021, tanggal 31 Maret 2021, telah memberhentikan Usman Sulaiman dari Keanggotaan PKB.

Surat itu menyebut. Pertama, segala hak dan tanggung jawab sebagai anggota partai dan jabatan yang melekat pada Usman Sulaiman dicabut termasuk hak sebagai anggota DPRK dari PKB.

Kedua, pihaknya akan melakukan proses penggantian Antar Waktu (PAW) atas nama Usman Sulaiman di DPRK Bireuen sesuai Perundang Undangan yang berlaku.

Ketiga, untuk PAW atas Nama Usman Sulaiman sedang proses internal dan akan segera diajukan kepada pihak terkait.***

Komentar

Loading...