Breaking News

Beroperasi di 17 Lokasi

Polresta Banda Aceh Tangkap Empat Pencuri Motor di Kawasan Banda Aceh dan Aceh Besar

Polresta Banda Aceh Tangkap Empat Pencuri Motor di Kawasan Banda Aceh dan Aceh Besar
Foto Firdaus Hasan/MODUSACEH.CO

Banda Aceh | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banda Aceh berhasil menangkap pelaku spesialis pencuri sepeda motor dan becak mesin. Mereka beraksi di kawasan Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar. Itu terjadi sejak tiga bulan terahir dan sudah 17 aksi pencurian yang mereka lakukan di lokasi berbeda.

Dari tangan mereka, polisi berhasil menyita 15 unit barang bukti (BB) yaitu, delapan unit kenderaan roda dua dan tujuh becak mesin.

Dari barang bukti tersebut, ada yang sempat berpindah tangan atau mereka jual dengan harga berkisar Rp500 ribu-Rp700 ribu.

Adapun pelaku yang berhasil ditangkap, WSA (35) warga Komplek Kopri, Desa Garut, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar. YOP (20) warga desa Peulangahan, Kecamatan Kuta Raja, Banda Aceh, lalu MIB (18) warga Desa Suka Damai, Kecamatan Baiturahman Banda Aceh.

Foto Firdaus Hasan/MODUSACEH.CO

WSA diduga sebagai otak dari pelaku kejahatan ini, karena setiap kali beraksi WSA ikut terlibat. Di kasus yang lain polisi juga menangkap ANS (19), warga Gampong Lamjreun Kecamatan Seulimuen,  Aceh Besar. ANS masuk rumah korban malam hari dan bawa kabur sepeda motor.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, SIK melaui Kasat Reskrim, AKP M Ryan Citra Yudha saat jumpa pers Kamis (4/2/2021) di Mapolresta Banda Aceh menjelaskan. Kasus ini terungkap berawal dari pencurian sepeda motor di Desa Tebalui Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, 24 Januari 2021.

Mendapat laporan itu, polisi terus memburu pelaku hingga hari Jumat 29 Februari 2021, sekitar pukul 00.01 WIB dini hari dua pelaku ditanggkap saat berboncengan yaitu WSA dan YOP di kawasan Gampong Lampseh Kota Banda Aceh beserta barang bukti satu unit Honda Scoopy.

Foto Firdaus Hasan/MODUSACEH.CO

Dari hasil pemeriksaan dan pengembangan kasus, polisi menangkap satu tersangka lagi yaitu MIB. Ternyata dia mengakui telah mencuri di 16 lokasi yang berbeda, yaitu Gampong Lampulo, depan Gudang Tahu Desa Suka Ramai, Komplek Perumahan BPKP, Gampong Lampisang, Kecamatan Peukan Bada Aceh Besar, Alue Dayah Teungoh, Kecamatan Meuraxa.

Selain itu, Gampong Lubok Kecamatan Ingin Jaya Aceh Besar (dua kasus) Gampong Penjeurat Kecamatan Banda Raya Banda Aceh, Lampeunurut dekat Gedung Wali Nanggroe, Gampong Lampeunurut Kecamatan Darul Imarah Aceh Besar, Gampong Lamtemen Timur (belakang suzuya mall) Gampong Sukaramai Kecamatan Baiturahman, Banda Aceh (dua kasus), Simpang Ajun Aceh Besar, Gampong Keutapang Kecamatan Darul Imarah Aceh Besar dan Gampong Lagang Kecamatan Darul Imarah Aceh Besar.

"Modus operandi yang dilakukan para tersangka mengincar sepeda motor yang tidak terkunci setangnya, dan mereka beraksi lagi ketika kunci tertinggal di kereta. Jika tidak berhasil dihidupkan maka dibantu dorong teman pelaku. Salain itu masih ada tiga motor yang masih dalam pencarian kita," tambahnya.

"Ketiga pelaku dijerat pasal 363 Ayat (1) ke-4 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara," tegas Ryan.***

Komentar

Loading...