Polres Lhokseumawe Amankan 10 Pengedar dan Sita 4,4 Kilogram Narkotika Jenis Sabu

Polres Lhokseumawe Amankan 10 Pengedar dan Sita 4,4 Kilogram Narkotika Jenis Sabu
Dalam konfrensi pers di Gedung Serba Guna, Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto menunjukkan barang bukti seberat 4,4 kg sabu yang disita dari 10 tersangka yang ditangkap secara terpisah, Senin (7/6).

Lhokseumawe | Dari serangkaian kegiatan operasi di lapangan, Polres Lhokseumawe berhasil menangkap 10 tersangka pengedar narkoba dan menyita barang bukti sabu seberat 4,4 kilogram (Kg) dari sejumlah lokasi berbeda.

Hal itu terungkap dalam konfrensi pers yang digelar di Gedung Serba Guna Mapolres Lhokseumawe, Senin (7/6/2021), dengan menghadirkan 10 tersangka dan menunjukkan barang bukti yang berhasil disita. 

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto mengatakan. Penangkapan 10 tersangka bersama barang bukti 4,4 Kg sabu itu berhasil diamankan petugas dalam empat kasus yang berbeda.

Kasus pertama polisi berhasil menangkap Ys (33) warga Desa Alue Rambong Kecamatan Baktikya Kabupaten Aceh Utara, Senin (31/5/2021) dengan tempat kejadian perkara (TKP) di Dusun Tgk. Lhok Desa Alue Dama, Kecamatan Baktikya, Kabupaten Aceh Utara.

Sayangnya dalam penangkapan itu, polisi tidak merincikan jumlah barang bukti yang berhasil disita dari tersangka. 

Akibat perbuatannya itu, Ys dikenakan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2) UU. RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp1 miliardan paling banyak Rp10 miliar. 

Selanjutnya pada kasus kedua, Kamis (3/6/2021) sekira pukul 20.00 WIB. Polisi kembali menangkap empat pengedar narkoba lainnya di Dusun Ulee Jrat Desa Bungong, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara.

Mereka adalah, My (41) warga Dusun Ulee Jrat Desa Bungong Kecamatan Syamtalira Bayu Kabupaten Aceh Utara, Is (38) warga Jl. Iskandar Muda Lr. Bandeng Desa Kampung Jawa Kecamatan Banda Sakti, Sk (25) warga Lr. III Desa Bluka Teubai, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara dan Es (22) warga Lorong. III Desa Bluka Teubai Kecamatan Dewantara Kabupaten Aceh Utara.

Namun dalam penangkapan itu polisi juga tidak merincikan jumlah barang bukti yang berhasil disita. Berikut barang bukti yang turut diamankan adalah satu buah kantong plastik warna hijau yang di dalamnya terdapat satu bungkus besar barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu.

Barang haram ini dimasukan ke dalam plastik kemasan teh cina warna hijau bertuliskan GUANYINWANG. 

Satu unit Hp Xioami warna hitam putih dengan No.Sim Card 0813-6583-6402 (Milik Tsk M.YASIN), satu unit Hp Vivo Warna Hitam dengan No.Sim Card 0822-7324-7594 (Milik Tsk IS), satu unit Hp Nokia warna Hitam dengan No.Sim Card 0823-6177-4221, satu unit Hp Oppo Warna Hitam dengan No.Sim Card 0852-9659-3185 (Milik Tsk ES) dan satu unit sepeda motor Honda Beat warna Biru putih dengan Nopol BL-6599-KAB (milik Tsk M.Y). 

Keempat tersangka dijerat pasal pidana yang diterapkan Pasal 114 ayat (2) jo pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 tahun 2009, tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara seumur hidup.

Selain itu dipidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20  tahun dan pidana denda paling sedikit Rp1 miliar dan paling banyak Rp10 miliar.

Berikutnya, Kamis (27/5) lalu, sekira pukul 21.30 WIB melakukan penangkapan Md (32) warga Dusun Kuta Paoh Desa Kumbang Peunteuet, Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe dan Mh (29) Desa Dayah Nibong, Kecamatan Nibong, Kabupaten Aceh Utara. 

Keduanya ditangkap di TKP yang berada di Dusun Kuta Paloh Desa Kumbang Peunteuet Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe.

Dalam kasus ini juga tidak merincikan jumlah kasus barang bukti yang berhasil disita dari tersangka. 

Kasus terakhir, Jumat (4/6), sekira pukul 16.00 WIB, tiga pengedar lainnya di Dusun Mawar Deaa Seunubok Teupin Panah, Kecamatan Idi Tunong, Kabupaten Aceh Timur.

Antara lain Nam (37) warga Dusun Mawar Desa Seunubok Teupin Panah Kat. Idi Tunang Kabupaten Aceh Timur, TM (11) warga Dusun Kuta Hasan Desa Meunasah Krueng Kecamatan Peudawa Rayek Kabupaten Aceh Timur.

Sayangnya, dalam kasus ini polisi tidak juga merincikan jumlah barang bukti yang disita di TKP dan jumlah total jumlah barang bukti sabu sebanyak 4,4 kilogram.***

Komentar

Loading...