Polres Aceh Barat Tangkap Penambang Emas Ilegal

Polres Aceh Barat Tangkap Penambang Emas Ilegal
Ilustrasi/Tambang Emas di Kecamatan Sungai Mas. (Foto: dok. MODUSACEH.CO)

Meulaboh | Polres Aceh Barat mengamankan delapan warga yang diduga terlibat tindak pidana illegal mining (tambang ilegal).  

Lokasi pengamanan terhadap mereka dugaan tambang emas ilegal tersebut, di Gampong Pelanggahan, Kecamatan Pante Ceureumin, Kabupaten Aceh Barat. 

Kapolres Aceh Barat AKBP Andrianto Argamuda melalui Kasat Reskrim AKP Parmohonan Harahap, yang dikonfirmasi media ini, Kamis (10/6/2021) membenarkan peristiwa penangkapan beberapa masyarakat yang diduga terlibat tambang emas ilegal tersebut. 

Melalui pesan WhatsApp, Kasat Reskrim Polrel Aceh Barat menyampaikan kronologis penangkapan dimaksud. 

Disebutkan, ihwal penangkapan pada Selasa (8/6)  pukul 02.00 WIB dini hari. Saat itu, petugas Unit IV Tipidter Sat Reskrim Polres Aceh Barat mendapatkan informasi dari masyarakat.

Informasi yang diperoleh penegak hukum itu, ada kegiatan panambangan emas ilegal di daerah Gampong (Desa) Pelanggahan, Kecamatan Pante Ceureumin, Kabupaten Aceh Barat.

Kabar yang diterima polisi ditindaklanjuti  oleh petugas dengan lebih dulu memastikan laporan tersebut.

Nah, sekira pukul 05.00 Wib, petugas berbagai sampai ke lokasi. Rupanya informasi yang diterima benar dan petugas dari Polres Aceh Barat melihat satu alat berat excavator merek Hitachi sedang bekerja dengan cara mengeruk tanah dan memasukan ke dalam saringan (asbuk) .

Selanjutnya, petugas langsung melakukan penangkapan, berupa satu unit excavator merek Hitachi dan tiga lembar asbuk.

Barang bukti tersebut pun dan dibawa  ke Polres Aceh Barat guna melakukan pengusutan lebih lanjut. 

Selain alat, mereka yang ikut ditahan, adalah pemilik alat berat excavator merek Hitachi warna orange, inisial Jama usia (45) tahun. Berdasarkan pesan yang diterima dari Kasat Reskrim Polres Aceh Barat, Jama berasal dari Desa Paya Baro, Kecamatan Panteun Reu, Aceh Barat. 

Selain itu, juga ikut diamankan pelaku berinisial Muli (39) tahun, lalu ada juga inisial Bant (27) tahun dari Desa Panteun Reu. 

Tak hanya itu, Polres Aceh Barat juga menangkap inisial Ardi (29) dari Desa Bate Putih, Kecamatan Langsa Lma, Kota Langsa. 

Polisi pun ikut mengamankan Junai (35) dari Desa Paya Luah, Kecamatan Woyla, Aceh Barat. 

Ada juga Abd (20) dari Desa Kuala Mayeu, Panteun Reu. Lalu ada nama inisial Sams (20) warga Desa Antong, Kecamatan Panteun Reu. 

Kemudian ada dari Desa Paya Ilang, Kecamatan Bebesen, Aceh Tengah berinisial Sam berusia (41) tahun. 

Mereka yang diamankan itu, diakui Kasat Reskrim Polres Aceh Barat, diduga melakukan tindak pidana ilegal mining, yaitu tambang emas.***

Komentar

Loading...