Breaking News

Temuan Dana Desa Rp18 Miliar Lebih

Polres Aceh Barat Berhasil Kembalikan Rp1,1 Miliar, Bagaimana Kejaksaan?

Polres Aceh Barat Berhasil Kembalikan Rp1,1 Miliar, Bagaimana Kejaksaan?
Kapolres Aceh Barat AKBP Andrianto Argamuda

Meulaboh | Hingga 22 Februari 2021, Polres Aceh Barat dibawah kepeminpinan AKBP Andrianto Argamuda, berhasil mengembalikan dana desa ke kas negara terkait dugaan kerugian di Kabupaten Aceh Barat, Rp1,1 miliar lebih.

Jumlah dana tersebut, tersebar di 12 desa dari beberapa kecamatan yang sudah ditindaklanjuti, yakni, Desa Cot Panyang (Rp219 juta lebih), Cot Keumudee (Rp76 juta lebih), Cot Lagan LM (Rp14 juta), Lueng Buloh (Rp118 juta), Leubok Pasi Ara (Rp16 juta), Cot Murong (Rp61 juta), Blang Mee (selesai), Peuleukeung (Rp364 juta), Beurawang (Rp34 juta), Babah Krueng Manggi (Rp165 juta), Lueng Tgk. Yah (Rp56 juta). Maka jumlah total dana desa yang dilimpahkan ke Polres Aceh Barat yang sudah disetor ke kas daerah Rp1.134.777.147,30.

Berdasarkan data yang diperoleh media ini dari Polres dan Inspektorat Aceh Barat menyebut, hanya satu desa yang diduga belum menyetor, yakni Desa Pasi Jambo, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat.

Kapolres Aceh Barat AKBP Andrianto Argamuda melalui Kasat Reskrim AKP Parmohonan Harahap menegaskan, pihaknya sudah berulang kali menghubungi kepala desa setempat, namun belum ada pengembalian dana desa ke kas negara.

Baca: Bonus Umrah di Balik Audit Dana Desa Rp18 Miliar, Begini Kinerja Inspektorat Aceh Barat

Itu sebabnya, bila tidak ada itikat baik dari Kepala Desa Pasi Jambu untuk menyelesaikan temuan audit dana desa.

“Sudah berulang kali dihubungi tapi belum mengembalikan,” kata Kasat Reskrim Polres Aceh Barat, Selasa kemarin.

Setali tiga uang Kepala Inspektorat Aceh Barat Sirajulfata, ST, Senin kemarin mengakui. Pihaknya menjalin kerjasama dengan Bagian Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Aceh Barat.

Hasilnya, telah mengembalikan uang temuan Rp1,1 miliar lebih dari Rp2 miliar lebih. Inspektur tadi juga mengakui, hingga Senin, 22 Februari 2021, hanya data penyetoran dari kerjasama dengan Polres Aceh Barat yang tercatat.

Baik itu bukti setoran yang diserahkan Polres maupun slip setoran diserahkan langsung kepala desa bersangkutan ke Inspektorat. “Kalau dari Kejaksaan tidak ada data sama kami,” sebut Inspektur Sirajulfata, Senin kemarin.

Sementara itu, dari Kejaksaan Negeri Aceh Barat media ini belum berhasil mendapatkan penjelasan, terkait belasan desa yang dilimpahkan.

Dikonfirmasi media ini pada Jumat (19/2) lalu melalui Kasi Intel Kejaksaan Negeri Aceh Barat Abdi Fikri dengan mengirim beberapa pertanyaan ke WhatsApp (WA), ia minta waktu untuk siapkan datanya. “Kami siapkan dulu datanya,” kata Abdi Fikri.

Lalu, Senin kemarin, media ini kembali melakukan konfirmasi. Jawabannya? “Belum dapat datanya Bang. Lagi dicari sama staf saya,” jawab Kasi Intel Kejari Aceh Barat.***

Komentar

Loading...