Polisi Tangkap Empat Pelaku Penyalahgunaan Elpiji Bersubsidi di Aceh

Polisi Tangkap Empat Pelaku Penyalahgunaan Elpiji Bersubsidi di Aceh
ilustrasi
Penulis
Rubrik
Sumber
Merdeka.com

Lhokseumawe | Satreskrim Polres Lhokseumawe meringkus tiga tersangka penyalahgunaan bersubsidi 3 kilogram (Kg). Penangkapan ketiga tersangka ini dilakukan dalam jangka waktu berbeda-beda setelah terlebih dahulu ditangkap tersangka berinisial AM (49) empat hari lalu.

Setelah dilakukan pengembangan, Satreskrim Lhokseumawe kembali menangkap tersangka lainnya kemarin, Kamis (21/12) masing-masing berinisial MSU (60) dan IA (51), kedua warga Kabupaten Aceh Utara.

Ketiga tersangka ditangkap karena diduga menyalahgunakan pengangkutan dan niaga BBM dan gas subsidi pemerintah. Bersama tersangka, ikut diamankan 54 tabung gas elpiji 3 kilogram, satu unit mobil Gran Max di Gampong Keude Karieng, Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara.

"Tertangkapnya tersangka guna menindaklanjuti kelangkaan LPG 3 kg yang kian marak di wilayah hukum Polres Lhokseumawe yang sangat meresahkan masyarakat golongan ekonomi yang berhak menerima gas tersebut dari pemerintah," kata Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, AKP Budi Nasuha Waruwu, Jumat (22/12).

Kata dia, penangkapan ketiga tersangka ini tidak terlepas laporan dari masyarakat, bahwa mereka sering meliat ada terjadi praktek penyalahgunaan pengangkutan dan niaga elpiji 3 kg. Lalu petugas melakukan penyelidikan dan menuju ke lokasi untuk memastikan dan menangkap tersangka. "Selain itu juga turut kita amankan satu lembar faktur elpiji 3 kg milik pangkalan," jelasnya. Ketiga tersangka terbukti melanggar pasal 55 Undang-Undang RI No 22/2001 tentang Migas. Saat ini tersangka dan barang bukti diamankan di Mapolres Lhokseumawe untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.***

Komentar

Loading...