Iklan Sisi Lain Special Ramadhan

Polisi Ringkus Pencuri Minyak Kapal Tanker Pertamina, Satu Pelaku Meninggal Karena Lompat ke Laut

Polisi Ringkus Pencuri Minyak Kapal Tanker Pertamina, Satu Pelaku Meninggal Karena Lompat ke Laut
Ilustrasi net.

Lhokseumawe | Warga Kecamatan Banda Sakti dihebohkan aksi Polres Lhokseumawe, yang meringkus sejumlah orang yang diduga melakukan pencurian minyak dalam kapal tanker di Pelabuhan Pertamina Regional II Gampong Hagu dan satu diantaranya HS meninggal tenggelam di laut.

Pantauan media ini. Hingga pukul 22.00 WIB tadi, suasana duka masih menyelimuti kediaman almarhum HS di Gampong Hagu dan banyak warga, keluarga dan saudara yang melayat.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun dari berbagai sumber menceritakan. Jenazah almarhum ditemukan pada pukul 15.11 WIB di pelabuhan Pertamina setempat.

Diduga HS meninggal dunia karena menloncat ke laut saat diringkus polisi.

Almarhum mencoba melarikan diri dengan melompat ke laut dari atas kapal tanker. Namun tubuhnya tidak muncul lagi ke permukaan air dan menghilang.

Salah seorang warga Hagu Teungoh Muhammad bercerita. sekilas kronologis kejadian yang menjadi buah bibir masyarakat menerangkan adanya aksi Polres Lhokseumawe meringkus sejumlah orang yang diduga pelaku pencurian minyak dalam kapal Tanker yang bersandar di Pelabuhan Depot Pertamina Regional II setempat.

Ketika itu, sekira pukul 03.10 Wib dini hari, polisi melakukan pengendapan untuk mengendus sejumlah pelaku menggunakan perahu merapat ke kapal tanker yang bersandar di pelabuhan.

Setelah berada dalam kapal, polisi langsung bergerak untuk menangkap basah para pelaku dan awak kapal yang diduga terlibat dalam pencurian minyak kapal.

Kemudian, polisi juga melepaskan tembakan peringatan ke udara agar tidak ada yang coba melarikan diri. Namun justru satu diantaranya HS malah nekad melarikan diri dengan melompat ke laut dari atas kapal tanker.

Namun tubuhnya tidak kunjung timbul ke permukaan dan keesokannya, sekira pukul 15.22 WIB baru ditemukan mengapung dipermukaan laut.

"Begitulah cerita yang saya dengar di warung kopi. Tapi saya tidak tahu berapa jumlah orang yang ditangkap. Cuma karena ada yang meningga, maka jadi buah bibir masyarakat," paparnya.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto dan Kasat Reskrim Iptu Yoga Panji Prasetya gagal dikonfirmasi, tak mengangkat telpon selulernya dan tidak membalas pesan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Polres Lhokseumawe.***

Komentar

Loading...