Penculik Maimun Diciduk, Polisi Sita Dua Senpi

Penculik Maimun Diciduk, Polisi Sita Dua Senpi
Ilustrasi Penangkapan (Dok: Shutterstock)

Lhokseumawe | Tak butuh waktu lama, Tim Gabungan Polres Lhokseumawe dan Polda Aceh, dikabarkan berhasil menyelamatkan Maimun Darwis (43), korban penculikan orang tak dikenal (OTK), Sabtu pekan lalu di Kota Lhokseumawe.

Selain itu, polisi berhasil ,meringkus dua pelaku yang disebut-sebut anggota Teuntera Aceh Merdeka (TAM). Tapi, polisi menyebutnya, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Bersama mereka, ikut disita satu senjata api (senpi) laras panjang dan pendek.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto membenarkan penangkapan ini. Katanya, keberhasilan itu diraih Tim Gabungan Satreskrim Polres Lhokseumawe bersama tim Polda Aceh.

Mereka berhasil membebaskan seorang pengusaha Maimun Darwis, warga Desa Ulee Blang Mane, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe.

Begitupun, Kapolres tidak menerangkan lebih lanjut lantaran pihaknya sedang melengkapi data untuk persiapan gelar temu pers.

(Baca: Polres Lhokseumawe Berhasil Bebaskan Sandera yang Diculik Pria Bersenpi).

Namun, media ini berhasil mendapatkan data dan identitas serta kronologis penangkapan pelaku penculikan ini dari sumber-sumber  terpercaya. Disebut-sebut, pelaku berasal dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Teuntara Aceh Merdeka (TAM).

Sumber MODUSACEH.CO mengungkap. Mereka berinisial, Is (28), pekerjaan wiraswasta, warga Desa Tijin, Kecamatan Ulim,  Kabupaten Pidie Jaya. Am Us (40), wiraswasta, warga Desa Bale Panah, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen. Keduanya berada dibawah kepemimpinan Muk Bin S alias Siwah.

Polisi juga berhasil menyita barang bukti (BB) satu unit mobil Toyota Avanza warna putih, Nomor Polisi (Nopol) BK 1663 UM, satu unit handphone merk Samsung, satu unit handphone merk Vivo, satu unit mobil Toyota Avanza warna hitam, Nopol BL 1363 ZJ.

Selain itu, satu pucuk senjata api laras panjang jenis AK56 dan satu pucuk senjata api laras pendek jenis SIG SAUER. Lima butir amunisi senpi SIG SAUER dan 24 butir amunisi Senpi AK.

Kedua KKB TAM itu ditangkap secara terpisah pada lokasi berbeda yakni, Desa Bale Panah, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen dan di depan Bank Aceh Bireuen,  Selasa, 15 September 2020, sekira pukul 18.30 WIB.

Naas bagi keduanya, mereka diciduk Tim Gabungan Unit V Resmob Sat Reskrim Polres Lhokseumawe dan Subdit Jatanras Dit Reskrimum Polda Aceh.

20200916-sawit

Mobil korban ditemukan di perkebunan sawit (Foto: anteroaceh.com)

Berawal, Selasa (15/9/2020). Tim gabungan dari Unit V Resmob Sat Reskrim Polres Lhokseumawe dan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Aceh,  melakukan pengembangan terhadap pelaku penculikan atas nama MJ Cs yang sebelumnya sudah ditangkap.

Sekira pukul 18.30 WIB,  tim gabungan melakukan penangkapan terhadap tersangka Am alias AR di rumahnya, Desa Bale Panah, Kecamatan Juli, Bireuen.

Selanjutnya, tim melakukan pengembangan dan, Rabu (16/9/2020), sekira pukul 05.00 WIB. Tim berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka Is alias Is di depan Bank Aceh Bireuen.

Saat itu, tersangka Is baru kembali mengantar korban peculikan ke rumahnya bersama pelaku dengan nama sandi "Kopasus".

Lalu, dari Kota Banda Aceh, dia menggunakan mobil L-300, tersangka Is dan "Kopasus" berangkat ke Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara dengan menumpang Bus Simpati.

Saat itu, tersangka Is akan pulang ke Pidie Jaya, namun dalam perjalanan atau persis di depan Bank Aceh Bireuen, dia kepergok polisi dan berhasil dibekuk.

Seperti diwartakan sebelumnya. Maimun Darwis (44), warga Desa Ulee Blang Mane, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe diduga diculik orang tak dikenal.

Peristiwa tersebut terjadi di rumah korban pada Rabu (9/9/2020).

Dari rekaman CCTV di rumah korban, saat kejadian itu diketahui ada tiga orang pria tak dikenal yang datang dengan menggunakan mobil.

Tak lama kemudian, korban yang juga pengusaha showroom sepeda motor ini, dipaksa pelaku masuk ke dalam mobil, lalu dibawa pergi.

Tidak lama kemudian, istri korban langsung melaporkannya kepada polisi untuk meminta pertolongan.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto, saat dikonfirmasi media pers ketika itu mengatakan, kasus tersebut sudah diselidiki Satuan Reserse Kriminal Polres Lhokseumawe.

Dari penyelidikan sementara, mobil yang digunakan pelaku untuk membawa korban ditemukan di area perkebunan sawit, Desa Baree Blang, Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara.

Namun, untuk pelaku dan korban hingga sekarang belum berhasil ditemukan. Saat disinggung terkait pelaku apakah menggunakan senjata api, Eko belum bisa memastikannya.

“Belum diketahui persis apakah bersenjata api atau tidak pelakunya. Reskrim (Satuan Reserse dan Kriminal) sedang menyelidiki kasus ini,” kata Eko, Sabtu, 12 September 2020.

Tapi, tiga hari kemudian, jajaran Polres Lhoksemawe dan Polda Aceh berhasil menciduk beberapa orang yang diduga sebagai pelaku.***

Komentar

Loading...