Polisi Bekuk Lima Penambang Emas Ilegal di Nagan Raya

Polisi Bekuk Lima Penambang Emas Ilegal di Nagan Raya

Meulaboh | Petugas Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Nagan Raya membekuk lima pelaku yang diduga sebagai penambang emas ilegal di kawasan Gampong Panton, Kecamatan Beutong, daerah setempat.

Kasat Reskrim Polres Nagan Raya, AKP Mahliadi mengatakan. Penangkapan kelima tersangka dilakukan, Rabu, 11 September 2019 menjelang dini hari. Mereka ditangkap saat sedang melakukan aktivitas penambangan emas, sehingga tidak menyadari kehadiran aparat ke lokasi tambang emas ilegal itu.

“Kelima tersangka sudah diboyong petugas ke Mapolres Nagan Raya untuk pemeriksaan lebih lanjut bersama barang bukti berupa alat berat escavator dan emas yang disita di lokasi saat dilakukan penangkapan,” kata Kasat, Kamis (12/9/2019).

Adapun barang bukti (BB) yang diamankan petugas, dua unit escavator dan saat ini masih berada di kawasan Polsek Beutong serta emas seberat 22 gram dari hasil penambangan yang dilakukan para tersangka.

Kini, polisi masih mengusut siapa saja yang terlibat dalam perbuatan melawan hukum yang merusak lingkungan itu.

“Sesuai Pasal 158 disebutkan, setiap orang yang melakukan usaha penambangan tanpa IUP, IPR atau IUPK sebagaimana dimaksud dalam Pasal 37, Pasal 40 ayat (3), Pasal 48, Pasal 67 ayat (1), Pasal 74 ayat (1) atau ayat (5) dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak Rp 10 miliar,” jelas Kasat.***

Komentar

Loading...