Usai Duel dengan Petugas

Polisi Amankan Seorang Pemuda Beserta Amunisi dan Bendera Bintang Bulan

Polisi Amankan Seorang Pemuda Beserta Amunisi dan Bendera Bintang Bulan
Kapolres Aceh Barat, AKBP Bobby Aria Prakasa (Foto: Aidil Firmansyah/MODUSACEH.CO)

Meulaboh | Sebanyak 40 amunisi aktif kaliber 5.56 milimeter, satu unit magazine dan satu lembar bendera Bintang Bulan diamankan Kepolisian Resort (Polres) Aceh Barat. Petugas mendapati barang tersebut dalam jok sepeda motor, BL 5337 EAH. Diduga milik salah seorang perampok. Kini, pelaku dan barang bukti sudah diamankan pihak kepolisian.

Sebelumnya pelaku berinisial Z (27) mencoba melakukan upaya tindakan kriminal dengan menghadang seorang personel kepolisian di Jalan Generasi Desa Seneubok, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Senin malam kemarin.

Petugas yang memakai baju preman saat itu, sempat berduel dengan Z. Karena tidak bisa menyaingi petugas, Z kabur dengan meninggalkan sepeda motor. Begitupun, jajaran kepolisian setempat hingga saat ini belum mengetahui motif pelaku melakukan penodongan terhadap petugas.

“Saat itu ada anggota polisi sedang melintas bersama temannya. Tiba-tiba pemilik sepeda motor memberhentikan dan menunjukkan borgol dengan mengaku sebagai anggota. Saat diperiksa sepeda motor, kami menemukan, amunisi, magazine, bendera bintang bulan,” kata Kapolres Aceh Barat, AKBP Bobby Aria Prakasa, Rabu (6/3/2019).

Katanya, pelaku juga mengeluarkan borgol dari saku celana. Karena terdesak usai adu jotos dengan petugas, ia melarikan diri ke arah semak-semak. Dalam waktu kurang dari 2 X 24 jam, Z berhasil dibekuk polisi. Namun, hingga saat ini petugas masih enggan memberi keterangan lebih lanjut tentang pelaku.

20190306-amunisi

Selain itu, polisi juga mengamankan satu lembar baju kaos lengan panjang bertuliskan ‘Petugas Pendopo Bupati’, satu lembar Kartu ATM atas nama Ramli MS atau serupa dengan nama Bupati Aceh Barat dan dua lembar Kartu Tanda Anggota (KTA), salah satu partai lokal di Aceh. Termasuk tujuh unit kunci pas dan satu obeng. “Sebelum terjadi duel dengan petugas, pelaku sudah membuntuti petugas belakang dengan menjaga jarak satu kilometer, saat ini sedang dalam pengembangan,” katanya.

Untuk sementara, Z mendekam di Rutan Mapolres Aceh Barat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dia bisa disangkakan atau melanggar Pasal 1 Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, dengan diancam hukuman mati atau penjara seumur hidup.***

Komentar

Loading...