Cegah Teror dan Intimidasi

Polda Aceh Libatkan 11.125 Personel

Polda Aceh Libatkan 11.125 Personel
Antaranews.com
 
Banda Aceh | Belajar pada pelaksanaan Pilkada Aceh serentak tahun 2012 lalu. Pesta demokrasi lima tahunan ini diindikasikan masih diwarnai kerusuhan sosial seperti pengrusakan Kantor KIP, pembakaran Kantor Timses, pelemparan granat ke Posko Paslon, kampanye hitam disertai isu–isu SARA. Termasuk  praktik money politik, maupun intimidasi terhadap penyelenggara dan peserta Pilkada.
 
Itu sebabnya, jajaran Polda Aceh akan meningkatkan pengawalan dan pengamanan. Mulai dari proses hingga hari dan paska penjoblosan. Termasuk mengawal sejumlah pasangan calon. Ini dimaksudkan agar Pilkada dapat terlaksana secara optimal.
 
Penegasan itu disampaikan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh Irjen. Pol. Drs Rio S Djambak dalam arahannya saat menggelar Apel Pasukan Operasi Mantap Praja Rencong 2017, terkait Pemilihan Kepala Daerah tahun 2017 mendatang. Apel digelar di Lapangan Mapolda Aceh, Banda Aceh, Rabu, 26 Oktober 2016 pagi.
 
Menurut Kapolda Aceh Irjen Pol Drs Rio S Djambak, apel gelar pasukan ini dilaksanakan, bertujuan untuk mengecek kesiapan personel dan kelengkapan sarana prasarana Polri, beserta unsur terkait sebelum diterjunkan ke lapangan. “Diharapkan, semua perencanaan yang telah dipersiapkan dapat berjalan dengan optimal guna mendukung seluruh rangkaian tahapan Pilkada serentak tahun 2017 di Provinsi Aceh,” tegas Kapolda.
 
Sementara itu, Wakapolda Aceh Brigjen Pol, Bambang Soetjahyo pada MODUSACEH.CO, Kamis siang (27/10/2016) menyebutkan. Berbagai kasus yang terjadi pada Pilkada Aceh serentak tahun 2012 lalu, diprediksi akan muncul pada Pilkada Aceh 2017 mendatang. Karena itu, sesuai arahan Kapolda, setiap personil Polri dari Polsek hingga Polda Aceh benar-benar siap menjalankan tugas pengamanan. Termasuk peka dalam berbagai situasi dan kondisi yang ada.
 
Itu dimaksudkan, untuk menjamin stabilitas Kamtibmas selama proses Pilkada serentak 201. “Untuk tugas ini, Polda Aceh melibatkan 11.125 personel Polri, ditambah 20.100 personel Linmas dan sejumlah personel TNI. “Seluruh personel akan digelar dalam mengamankan pemilihan gubernur/wakil gubernur di 23 kabupaten/kota. Pemilihan bupati/wakil bupati di 16 Kabupaten dan pemilihan walikota/wakil walikota di 4 kota,” ujar mantan Dir-Intelkam Polda Aceh ini.***

Komentar

Loading...