Polda Aceh Bersama Tim Gabungan Kembali Gagalkan Penyeludupan 50 Kg Sabu Jaringan Internasional

Polda Aceh Bersama Tim Gabungan Kembali Gagalkan Penyeludupan 50 Kg Sabu Jaringan Internasional
Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M. Phil. Foto Ist.

Banda Aceh | Direktorat Reserse Narkoba Polda Aceh bersama dengan Direktorat Tippid Narkoba Bareskrim Polri, Polresta Banda Aceh, Polres Aceh Timur dan Bea Cukai Wilayah Aceh, kembali mengungkap kasus peredaran gelap narkotika jenis sabu jaringan internasional seberat 50 kilogram dan ganja (jaringan nasional) seberat 194 kilogram.

Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M. Phil didampingi Dirresnarkoba Polda Aceh Kombes Pol. Ade Sapari, Kakanwil Bea Cukai Aceh, Pejabat Dittipid Narkoba Bareskrim Polri serta sejumlah Pejabat Utama Polda Aceh lain menyatakan. “Upaya-upaya penangangan terhadap narkoba terus dilakukan, termasuk upaya penegakan hukum,” Rabu, 7 April 2021 di Mapolda Aceh, Banda Aceh.

"Keberhasilan pengungkapan kasus narkoba ini berkat adanya laporan masyarakat kemudian ditindaklanjuti dan dilakukan penanganan secara kolaborasi, konsistensi dan keuletan petugas di lapangan," sebut Kapolda. 

Foto: Ist.

Lanjut Kapolda Aceh, pengungkapan kasus sabu oleh tim gabungan, berhasil mengamankan empat tersangka di sebuah kapal di perairan Aceh, dengan mengamankan barang bukti sabu dua karung goni berwarna putih yang telah dibungkus dengan merk quing shan seberat 50 Kg.

Sementara itu, selain kasus sabu, Polda Aceh bersama tim gabungan berhasil mengamankan 9 tersangka dengan barang bukti ganja seberat 194 Kg.  

"Polda Aceh berhasil menangkap 13 tersangka, 4 tersangka kasus sabu dan 9 tersangka kasus ganja," kata Kapolda.

"Dengan pengungkapan ini berhasil menyelamatkan generasi emas Aceh, untuk kasus sabu bisa menyelamatkan 250.000 jiwa dan untuk kasus ganja bisa menyelamatkan 388.000 jiwa," terang Kapolda.***

Komentar

Loading...