Breaking News

55 Nakes RSUDZA Sudah Divaksin Sinovac

Plt Direktur RSUDZA dr Endang Mutiawati SpS: Patuhi Prokes dan Lindungi Diri Sebelum Layani Masyarakat

Plt Direktur RSUDZA dr Endang Mutiawati SpS: Patuhi Prokes dan Lindungi Diri Sebelum Layani Masyarakat
Plt Direktur RSUDZA Kota Banda Aceh, dr Endang Mutiawati SpS (Foto: Ist)
Rubrik

Banda Aceh | Sejak Gubernur Aceh Nova Iriansyah mencanangkan vaksinasi Covid-19 pada pertengahan Januari 2021 lalu, tenaga kesehatan (nakes) jadi prioritas vaksinasi.

Itu dilaksanakan mulai Kamis (21/1/2021) lalu di Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh. Sedikitnya, 1.600 orang tenaga kesehatan (nakes) di Rumah Sakit tersebut akan mendapatkan vaksinasi Sinovac.

Plt Direktur RSUDZA Kota Banda Aceh, dr Endang Mutiawati SpS  melalui Kepala Bidang Pelayanan Medis dr. Novina Rahmawati, M.Si., Med., Sp. THT-KL, FICS, Senin (25/1/2021) di Banda Aceh mengaku. Banyak tenaga kesehatan ingin jadi peserta vaksinasi, tapi tidak semua terakomodir karena belum terdaftar di Aplikasi Plicare.

"Baru seribu nakes terdaftar, bagi yang belum segera didaftarkan sehingga nanti akan mendapat SMS atau pesan melalui WhatsApp untuk bisa divaksin," jelas dr Endang.

Sampai hari ini, RSUDZA sudah mevaksin 55 tenaga kesehatan (nakes) dan per harinya melayani 10-20 pasien, jadi hingga Jumat sudah 55 pasien. "Kepada nakes yang sudah divaksin diharap tetap mematuhi protokol kesehatan dan menggunankan alat pelindung diri (APD) ketika kembali bekerja," katanya.

Ia menambahkan, RSUDZA menjadwalkan vaksin mulai pukul 08.00-12.00 WIB dan 14.00-16.00 WIB setiap hari kerja, bagi peserta yang sudah mendapat notifikasi sms tenaga kesehatan dari luar RSUDZA atau di rumah sakit lain, juga dilayani.

"Disini kami menyediakan empat meja. Pertama untuk pendaftaran, meja screening untuk pengecekan kesiapan untuk divaksin, meja penyuntikan dan meja observari terhadap gejalanya. “Allhamdulillah sampai saat ini belum ada gejala," tambah Novina.

20210125-vaksin

Foto: Firdaus Hasan

Sementara itu stok vaksin di RSUDZA tersedia sebanyak 3.720 vaksin sudah tersimpan, dan apabila ada yang rusak kita kembalikan sesuai penggunaan.

Novina Rahmawati berharap, nakes yang merupakan garda terdepan bersedia melindungi diri sendri sebelum melayani masyarakat.***

Komentar

Loading...