Iklan Sisi Lain Special Ramadhan

Pledoi tak Siap, Sidang Kasus 50 Kg Sabu Ditunda

Pledoi tak Siap, Sidang Kasus 50 Kg Sabu Ditunda
Sidang terdakwa kasus sabu (Foto: Zal P)

Lhokseumawe | Karena tim kuasa hukum terdakwa belum mempersiapkan pembelaan (pledoi). Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Kota Lhokseumawe, terpaksa menunda sidang tiga terdakwa kasus penyelundupan 50 kilogram narkotika jenis sabu-sabu, Senin, 14 Oktober 2019.

Jaksa Penuntut Umum (JPU)  Fakhrillah yang ditemui kontributor MODUSACEH.CO di Kantor Pengadilan Negeri Lhokseumawe menjelaskan. “Sidang ditunda hingga Senin (21/10) mendatang,” ujarnya. 

Kata Fakhrillah, agenda sidang hari ini mendengarkan pledoi atau pembelaan dari kuasa hukum terdakwa atas tuntutan yang disampaikan JPU pekan lalu.

Namun,  karena pledoi tersebut belum diselesaikan kuasa hukum terdakwa yaitu, IS (36), HS (26), IR (27) dan MA (26), maka sidang yang dikawal ketat personil polisi dari Polres Lhokseumawe ini, akhirnya ditunda.

Semula, Majelis Hakim PN Lhokseumawe Mukhtar, S.H (ketua), didampingi Jamaluddin, S.H., dan Mukhtari, S.H (anggota) meminta kuasa hukum terdakwa membacakan pledoi, sesuai dalam agenda  sidang. Tapi, karena mengaku belum dapat membacakan pledoinya, sebab belum memiliki bahan atau selesai sehingga ditunda.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut empat terdakwa terlibat kasus narkoba jenis sabu-sabu seberat 50 kilogram di Kota Lhokseumawe. Mereka dijerat dengan pidana mati.

Itu disampaikan pada persidangan yang berlangsung di ruang Sidang Garuda, Pengadilan Negeri Kota Lhokseumawe, Jumat, 4 Oktober 2010.

“Mereka terbukti melanggar pasal 114ayat 2 Jo Pasal 132 ayat (1) 112 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009, dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati,” tegas JPU.***

Komentar

Loading...