Dibutuhkan Langkah Cepat

Pimpinan DPRA Minta Dinas ESDM Tertibkan Tambang Emas Ilegal

Pimpinan DPRA Minta Dinas ESDM Tertibkan Tambang Emas Ilegal
Aktivitas Tambang Emas di Kecamatan Sungai Mas tahun 2020. (Foto: dok. MODUSACEH)

Banda Aceh | Dugaan adanya aktivitas tambang emas ilegal ternyata bukan isu baru. Seperti di Kecamatan Pante Ceureumen dan Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat.

Nah, di sana aktivitas pertambangan ilegal ternyata menggunakan alat berat (beco). Ironisnya, hingga kini disebut-sebut belum mampu ditertibkan. 

Itu  sebabnya, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) yang membindangi pertambangan, Dalimi meminta Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Aceh, agar cepat bereaksi untuk menyikapi dugaan aktivitas pertambangan emas ilegal tersebut. 

“Dinas terkait harus cepat bereaksi,” kata Wakil Ketua DPR Aceh Dalami, di ruang kerjanya, Sektariat DPRA, Jalan Tengku Daud Beureueh, Banda Aceh, Senin, 26 April 2021.

Penegasan Koordinator Komisi II DPR Aceh ini memang cukup beralasan. Karena, secara aturan perundang-undangan sektor pertambangan, sudah menjadi kewenangan provinsi. 

Makanya lanjut politisi Partai Demokrat Aceh itu, selama ini Dinas ESDM Aceh sedang mencari solusi untuk menertibkan aktivitas pertambangan ilegal, namun diminta jangan terlalu lama.

“Sambil mencari solusi, tetapi tidak terlalu lama juga solusi itu,” sebut Dalimi.

Dalimi. (Foto: Juli Saidi/MODUSACEH.CO)

Sebaliknya sebut Dalimi, penertiban pertambangan oleh Kepolisian juga harus adil. “Sudah ada beco yang ditangkap, pertanyaannya apa bedanya dengan beco yang beroperasi hari ini, apakah mereka punya izin? Kalau sama kondisinya dengan yang sudah ditangkap, itu juga harus ditertibkan,” kata wakil rakyat  dari daerah pemilihan Pidie dan Pidie Jaya.

Bahkan kritik Dalimi, beco-beco yang sudah ditangkap selama ini dan sudah sampai ke pengadilan, semestinya alat berat tersebut tidak dikembalikan.

Tetapi disita dan lelang untuk negara. “Operator beco sebagai pekerja, seharusnya beco juga disita kalau memang itu beroperasi secara ilegal, dan sah kalau dilelang,” kata Dalimi.

Sedangkan kawasan tambang emas yang ada izin dan sudah lengkap, Dalimi minta agar Dinas ESDM Aceh untuk mendorong perusahaan tersebut untuk beroperasi. Misal PT. Meggelanic Garuda Kencana, di kawasan Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat.***

Komentar

Loading...