Di Balik Utang BPHTB di Aceh Barat

Pimpinan Dewan Minta Penegak Hukum Usut Pajak PT ASN

Pimpinan Dewan Minta Penegak Hukum Usut Pajak PT ASN
Wakil Ketua DPRK Aceh Barat, Ramli, SE/Foto MODUSACEH.Dok

Meulaboh | Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat Ramli, SE meminta penegak hukum untuk mengusut persoalan pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) PT. Agro Sinergi Nusantara (ASN).

Pernyataan tersebut disampaikan politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Ramli, SE dari Banda Aceh, melalui sambungan telpon, Rabu (20/11/2019).

Menurut mantan Ketua DPRK Aceh Barat itu, dalam penegakan hukum terkait pajak, tidak ada beda antara masyarakat biasa dengan pihak lain.

“PT. ASN. Ini memang pajak asli, biasanya kalau orang tidak bayar pajak langsung berhadapan dengan hukum. Tapi kenapa tidak, apa karena perusahaan plat merah?,” tegas Wakil Ketua DPRK Aceh Barat Periode 2019-2024 itu.

Lanjutnya, pajak BPHTB PT. ASN wajib dibayar karena itu utang perusahaan pada Pemerintah Aceh Barat. Makanya, karena tak kunjung dilunasi maka Ramli, SE menghimbau eksekutif (Pemkab Aceh Barat), segera melaporkan pada pihak berwajib.

“Kalau menurut saya itu harus lapor ke polisi karena itu pajak, jangan bila kena masyarakat langsung direspon. Ini sudah bertahun-tahun. Kalau dulu oke karena belum ada produksi, sekaraang sawit sudah mulai berproduksi, malahan gudang CPOnya sudah ada, apa lagi?,” tanya Ramli, SE.

Menurut Ramli, SE, eksekutif bisa menyurati polisi. "Karena wewenang penuh pada mereka, tempuh prosedur hukum, walaupun itu perusahaan plat merah,” sebutnya.

Ramli, SE juga juga meminta penegak hukum untuk mempelajari persoalan tunggakan pajak PT. ASN. “Bagaimana tidak melanggar hukum, sekarang begini, kita saja ngak bayar pajak sudah dikejar. Kenapa mereka tidak? Kami minta masalah ini diusut tuntas,” kata Ramli, SE.

Sebelumnya diwartwakan, PT. ASN masih terutang BPHTB. Jumlah utang pokok pada 2019 Rp 7 miliar. Namun karena tak kunjung menunasi, maka dikenakan denda dua persen perbulan. sehingga total utang Rp 10 miliar.

Baca: Piutang Disebut, Terungkap Utang PT. ASN Rp10 Miliar

Berkurangnya utang PT. ASN dari Rp 24 miliar karena sudah pernah dilakukan pembayaran Rp 17 miliar, terakhir pada tahun 2017.***

Komentar

Loading...