Pilkada 2022 Mendatang, Honor Penyelenggara Pemilu di Simeulue Naik

Pilkada 2022 Mendatang, Honor Penyelenggara Pemilu di Simeulue Naik

Simeulue | Honorarium penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2022 mendatang, di Kabupaten Simeulue mengalami kenaikan dari sebelumnya.

Kenaikan ini berdasarkan surat Menteri Keuangan Nomor S-138/MK.02/2020, tanggal 28 Februari 2020, perihal standar honorium badan ad hoc pemilihan 2020, mengenai kenaikan besaran honorium badan penyelengara pemilihan. Mulai dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK)  hingga Panitia Pemungutam Suara (PPS).

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Komisi Pemilihan Independen (KIP) Simeulue Cut Elza Keumala mengatakan. Berdasarkan keputusan KPU Nomor 63/HK.03.1-Kpt/01/KPU/II/2020, tentang perubahan atas keputusan KPU Tahun 2019, terkait standar dan petunjuk teknis penyusunan anggaran kebutuhan barang dan jasa serta honorarium penyelenggara pemilihan Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakilnya, mengalami kenaikan sebesar 70 persen.

"Merujuk surat KPU Nomor 63, untuk honor penyelenggara Pilkada mendatang mengalami kenaikan dari sebelumnya," kata Cut Elza Keumala, Kamis di Sinabang.

Dijelaskan Elza, untuk Ketua PPK mendapatkan honorarium Rp2,5 juta, sebelumnya Rp2.2 juta. Anggota menjadi Rp2.2 juta, sebelumnya Rp1.9 juta. Sementara itu untuk honorarium Sekretaris PPK sebesar Rp1.850.000,- sebelumnya Rp1.550.000.-

Untuk honorarium ADM dan teknis PPK juga mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp1 juta menjadi Rp1.3 juta.

Sementara itu, untuk gaji PPS. Ketua mendapat Rp1.5 juta, sebelumnya Rp1.2 juta. Untuk anggota sebelumnya Rp1.150.000.- menjadi Rp 1.350.000,- sedangkan pelaksana mendapatkan honor Rp1.050.000 dari sebelumnya Rp1 juta.

"Kalau dari rincian yang terdapat di surat KPU itu, semua penyelenggara Pilkada mengalami kenaikan honorarium," tutup Cut Elza Keumala.***

Komentar

Loading...