Peringkat 4 di Asia, Kasus Corona Indonesia Tembus Angka 100 Ribu Orang

Peringkat 4 di Asia, Kasus Corona Indonesia Tembus Angka 100 Ribu Orang
Rubrik
Sumber
cnnindonesia.com

Jakarta | Indonesia menjadi negara keempat dengan jumlah kasus positif virus corona (Covid-19) tertinggi di kawasan Asia.

Jumlah kumulatif kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia telah mencapai 100.303 orang per hari ini, Senin (27/7). Lonjakan kasus hingga 100 ribu lebih ini hanya butuh waktu sekitar 5 bulan sejak kasus positif pertama diumumkan 2 Maret 2020.

Dari jumlah itu, sebanyak 58.173 orang dinyatakan telah sembuh dan 4.838 orang lainnya meninggal dunia. Data ini tercatat dalam situs resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Sedangkan menurut data Sekolah Kedokteran Universitas Johns Hopkins yang diakses pada 15.32 WIB, negara di kawasan Asia dengan kasus positif Covid-19 tertinggi adalah India. Menurut catatan mereka ada 1.435.616 orang yang positif Covid-19 di India.

Di samping itu, 32.771 pasien Covid-19 di India meninggal, dan 917.568 orang sembuh.

Posisi di bawah India ditempati Pakistan dengan 274.289 kasus positif Covid-19. Dari jumlah itu dilaporkan 5.842 pasien meninggal dan 241.026 orang sembuh dari Covid-19.

Bangladesh menjadi negara ketiga dengan kasus Covid-19 tertinggi di Asia, dengan 223.453 orang. Dari jumlah itu, 2.928 orang meninggal dan 123.882 pasien sembuh.

Sedangkan di kawasan Asia Tenggara, Indonesia menjadi negara dengan jumlah kasus Covid-19 tertinggi. Di bawah Indonesia ditempati Filipina dengan 80.448 kasus. Filipina mencatat 26.110 pasien sembuh dan 1.932 orang meninggal. Di bawah Filipina ditempati Singapura dengan 50.369 kasus. Dari jumlah itu, 27 orang meninggal dan 45.521 pasien sembuh.

Angka pasien Covid-19 yang meninggal dunia di Indonesia pada bulan ini meningkat dibandingkan bulan lalu.

Terhitung dari 1 sampai 26 Juli, pasien positif yang meninggal sebanyak 1.905 orang atau rata-rata bertambah sekitar 73 orang per hari ini.

Angkat kematian pada Juni 2020 bertambah 1.263 orang. Sementara sepanjang Mei bertambah 821 orang, dan April bertambah 656 orang.

Kasus positif Covid-19 paling banyak tersebar di Jawa Timur dengan 20.539 orang. Disusul berturut-turut DKI Jakarta dengan 19.125 orang, Sulawesi Selatan 8.881 orang, Jawa Tengah 8.421 orang, dan Jawa Barat 8.412 orang. Di Aceh sendiri kasus positif Covid-19 mencapai 168 kasus, ke tiga terendah dari seluruh provinsi di Indonesia.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperingatkan jajarannya agar memprioritaskan penanganan kasus Covid-19 di delapan provinsi demi menekan kasus kematian akibat Virus Corona.

Delapan provinsi tersebut yakni Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, dan Papua.

Jokowi menyebut delapan provinsi itu menyumbang 74 persen kasus covid-19 di Indonesia. Oleh karena itu, ia meminta agar angka kematian akibat persebaran kasus tersebut dapat ditekan serendah-rendahnya.

Saat kasus positif yang terus meningkat drastis pemerintah sudah mencanangkan adaptasi kebiasaan baru. Sejumlah pemerintah daerah lantas melonggarkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sejak awal Juni 2020.

Jokowi pun membentuk Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Tim itu membawahi Satgas Penanganan Covid-19 serta Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional.***

Komentar

Loading...