Diduga Isi Solar Subsidi Dalam Tangki Modifikasi

Penyidik Polda Aceh Pasang Police Line dan Periksa Pemilik SPBU Sare  

Penyidik Polda Aceh Pasang Police Line dan Periksa Pemilik SPBU Sare  
Penyidik Polda Aceh menyegel SPBU di Sare, Aceh Besar (Foto: Ist)

Banda Aceh | Diduga melakukan perbuatan melanggar hukum berupa mengisi bahan bakar minyak solar bersubsidi dalam tangki yang telah dimodifikasi.

Penyidik Polda Aceh, memeriksa dan meminta keterangan dari operator, maneger serta pemilik SPBU Nomor: 14.233.47 di Jalan Banda Aceh-Medan, kawasan Sare, Kabupaten Aceh Besar.

Sumber media ini membenarkan adanya tindakan tersebut.

“Benar, berawal dari laporan masyarakat bahwa adanya temuan pengisian bahan bakar minyak jenis solar bersubsidi ke dalam sebuah tangki yang telah modifikasi,” jelas sumber tersebut.

Katanya, pengisian itu dilakukan pada Rabu, 13 Mei 2020, sekira pukul 01:00 WIB. Ada pun jumlah bahan bakar minyak jenis solar yang diisi dalam tangki modifikasi tadi berjumlah 2.500 Liter dengan harga jual Rp5.500 per liter, dengan total harga mencapai Rp13.750.000.-

Kabarnya, saat ini penyidik telah memanggil Am (23), operator yang melakukan pengisian solar dalam tangki modifikasi ke Polda Aceh untuk dimintai keterangan.

Selain itu, juga memeriksa pemilik SPBU atas nama H. SM (49) serta melakukan pemeriksaan (interview) terhadap Manager SPBU atas nama Nur (57).

20200513-segel2

Penyidik Polda Aceh memasang police line di SPBU di Sare, Aceh Besar (Foto: Ist)

Polisi juga telah memasang Police Line pada Pompa Nozer Nomor 2, yang digunakan untuk melakukan pengisian bahan bakar jenis solar bersubsidi ke dalam tangki modifikasi.

Jika terbukti, pelaku dapat disangkakan melanggar Pasal 55 Jo Pasal 53 huruf b dan huruf d Undang-undang Nomor 22 Tahun 2001.

Sementara itu, hingga berita ini diwartakan, pemilik SPBU H. Sibral Malasi belum berhasil dikonfirmasi. Dihubungi melalui telpon seluler nomor 081167XXXX, menjawab sedang tidak aktif.***

Komentar

Loading...