Terkait Laporan Zul Bintang Terhadap Mawardi Ali

Penyidik Polda Aceh Minta Kesaksian Husaini A. Wahab

Penyidik Polda Aceh Minta Kesaksian Husaini A. Wahab
Husaini A.Wahab, WakilBupati Aceh Besar (Foto: Dok. MODUSACEH.CO)

Banda Aceh | Selain saksi pelapor H. Zulkarnaini  Bintang (Zul Bintang), Bahrum dan Musa Bintang (saksi). Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Aceh, kabarnya telah meminta keterangan dari Husaini A. Wahab (Wakil Bupati Kabupaten Aceh Besar), Rabu, 17 Februari 2021 kemarin.

Pemanggilan ini terkait laporan Zul Bintang terhadap dugaan penipuan yang dilakukan Mawardi Ali, Bupati Kabupaten Aceh Besar beberapa tahun lalu.

“Ya, informasi memang demikian. Begitupun, coba dikonfirmasi sendiri kepada Pak Wabup,” sebut salah seorang staf Humas Pemkab Aceh Besar, saat dikonfirmasi media ini, Kamis petang melalui telpon seluler.

Dia mengaku takut memberi keterangan. “Abang tahu sendiri kan sifat tempramen Wabup. Dari pada saya kena maki, lebih baik diam saja,” jelas dia sambil memutuskan sambungan telpon seluler.

Sayangnya, konfirmasi yang dikirim media ini melalui pesan WhatsApp (WA) Kamis sore, hingga berita ini diunggah, belum mendapat jawaban dari Husaini A. Wahab.

Padahal, beberapa waktu lalu. Wabup Aceh Besar ini justeru sering menghubungi dan memberi informasi mengenai perseteruannya dengan Mawardi Ali.  Bahkan, itu terjadi saat bulan ramadhan tahun lalu.

Begitupun, sejak Mawardi Ali menyerahkan lima dinas dan Camat dibawah koordinasi Husaini A. Wahab. Dia pun tak pernah lagi berkomunikasi. Bahkan, amat sulit untuk dihubungi. Termasuk untuk konfirmasi.

Itu sebabnya memunculkan berbagai spekulasi. Apakah Husaini benar-benar berada pada posisi sebagai saksi atau ikut terseret bersama Mawardi Ali. Maklum, surat pengakuan dan perjanjian tadi, ikut dan turut disaksikan Husaini A.Wahab.

Sebelumnya atau Selasa, 16 Februari 2021, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum, Polda Aceh memulai penyelidikan laporan H. Zulkarnaini alias Zul Bintang terhadap Mawardi Ali, Bupati Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh.

Ini terkait dugaan penipuan dana dan lainnya sekitar Rp5 miliar, saat Mawardi Ali bersama Husaini A. Wahab maju sebagai Bupati-Wakil Bupati Aceh Besar tahun 2016 silam.

Saat itu, Mawardi meminta bantuan dana dan lainnya kepada Zul Bintang dengan janji akan mengembalikan dan serta fasilitas lain seperti proyek yang bersumber dari APBN dan APBK. Namun, semua janji itu tak dilaksanakan Mawardi Ali.

Selain Zul Bintang, saat ini penyidik juga sedang meminta keterangan dari dua saksi yaitu, Musa Bintang dan Bahrum.

Seperti diberitakan sebelumnya, Rabu, (3/2/2021), melalui kuasa hukumnya Henry Yosodiningrat & Patners, melaporkan Mawardi Ali ke Polda Aceh dengan dugaan tidak pidana penipuan.

Lantas, penipuan seperti apa yang dilakukan Mawardi Ali kepada Zul Bintang?

“Kata dia, kalau nanti saya terpilih (Mawardi Ali-Husaini A.Wahab), bapak akan saya berikan proyek baik yang berasal dari APBN maupun APBD, khusus untuk mata anggaran infrastruktur senilai 25 persen dari nilai anggaran untuk proyek tadi,” papar Henry Yosodiningrat, yang juga mantan anggota Komisi III, DPR RI Fraksi PDIP ini.***

Komentar

Loading...