Iklan Sisi Lain Special Ramadhan

Diduga Ada “Bau Rasuah”

Penyidik Kejari Abdya Geledah Dinas Pengairan Aceh

Penyidik Kejari Abdya Geledah Dinas Pengairan Aceh
Tim Penyidik Kejari Abdya mengeledah Kantor Dinas Pengairan Aceh (Foto: FB Kejati Aceh)

Banda Aceh I Diam tapi pasti. Agaknya itulah prinsip yang kini dijalankan jajaran Kejaksaan di Aceh.

Lihat saja, setelah Kejaksaan Negeri Sabang melakukan pengeledahan di Dinas Perhubungan Sabang beberapa waktu lalu.

Hari ini, Kamis, 10 Desember 2020, penyidik Kejaksaan Negeri Aceh Barat Daya dibantu tim penyidik pada Kejaksaan Tinggi Aceh, mengeledah Kantor Dinas Pengairan Aceh di Lueng Bata, Kota Banda Aceh.

Kepala Seksi (Kasi) Penkum Kejati Aceh H. Munawal Hadi S.H., M.H, membenarkan adanya pengeledahan tersebut. “Benar, saat ini sedang berlangsung,” kata dia.

Begitupun, dia mengaku belum dapat memberi keterangan lebih jauh karena masih dalam proses. “Belum ada laporan yang masuk kepada kami. Nanti, akan kami jelaskan lebih rinci,” kata dia.

20201210-geladah2

Pantauan media ini di lokasi, pengeledahan terjadi sekira pukul 10.30 WIB dan dipimpin langsung Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari)  Aceh Barat Daya Nilawati, S.H.,M.H.

Tujuannya, mencari barang bukti terkait dugaan tindak pidana korupsi pada pembangunan irigasi di Kecamatan Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya yang bersumber dari dana APBA, tahun anggaran 2019, Rp.1.536.261.000,-

Dalam penggeledahan tersebut, penyidik mengamankan sejumlah dokumen yang berkaitan dengan pembangunan irigasi tersebut.

20201210-geladah3

“Diduga pintu masuk proses hukum ini karena ada volume pekerjaan yang tidak cukup, walau proyek itu sudah selesai dikerjakan,” ungkap seorang sumber media ini.***

Komentar

Loading...