Viral Koin Kelapa Sawit Dijual Ratusan Juta

Penjual Uang Kuno Anggap Sensasi

Penjual Uang Kuno Anggap Sensasi
Uang kuno dijual di Pasar Jatinegara, Jaktim. (Foto:detikcom)
Penulis
Rubrik
Sumber
detik.com

Jakarta | Uang koin Rp 1.000 kelapa sawit saat ini sedang viral di media sosial. Uang tersebut ada yang dijual sampai harga selangit, yakni Rp 120 juta.

Uang koin tersebut keluaran tahun 1993 dengan gambar kelapa sawit di sisi depan dan lambang Garuda Indonesia di sisi belakang. Uang itu dibanderol selangit oleh sejumlah pedagang online.

Namun para penjual uang kuno di Pasar Jatinegara, Jakarta Timur, tak percaya dengan uang koin Rp 1.000 kelapa sawit yang dijual hingga ratusan juta rupiah. Penjual uang jadul menganggap itu hanya sensasi.

"Kalau di sini sih biasa saja, nggak kayak di YouTube, di media sosial harganya gila-gilaan, itu kalau menurut saya sensasi doang," ujar penjual uang koin Tami saat berbincang dengan detikcom di lapaknya, Sabtu (20/6/2020).

Tami mengaku biasa menjual uang koin Rp 1.000 kelapa sawit itu seharga Rp 5.000 per keping. Harga bisa lebih murah lagi apabila membeli tiga koin, pembeli cukup membayar Rp 10 ribu saja.

"Kalau di sini, jual Rp 5.000 satu keping, Rp 10 ribu dapat tiga keping," ucapnya.

Penjual uang kuno lainnya, Sanusi, mengaku menjual uang koin Rp 1.000 dengan harga Rp 10 ribu. Namun Sanusi juga pernah menjualnya dengan harga Rp 20 ribu per keping.

"Jual biasa saja Rp 10 ribu, standar saja, Rp 10 ribu, paling banter Rp 20 ribu satu bijinya," kata Sanusi.

Nah, akibat heboh tersebut, Bank Indonesia akhir buka suara soal uang Rp 1.000 kelapa sawit yang sempat viral dijual ratusan juta. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko menyatakan, uang koin ini masih berlaku sebagai alat pembayaran yang sah.

Onny menjabarkan uang koin memiliki tahun emisi 1993. Dia menegaskan hingga kini koin ini belum dicabut dari peredaran.

20200620-koin

Foto:NET

"Terkait dengan uang logam atau koin Rp 1.000 gambar kelapa sawit, kami sampaikan bahwa sampai dengan saat ini, uang logam pecahan Rp 1.000 tahun emisi 1993 dengan gambar kelapa sawit masih berlaku sebagai alat pembayaran yang sah, karena belum dicabut dan ditarik dari peredaran," ungkap Onny pada keterangannya, Jumat (19/6/2020).

"Sebagai alat pembayaran yang sah untuk bertransaksi, nilai tukar uang logam dimaksud sama dengan nilai nominalnya yaitu Rp 1.000," ujarnya.

Onny menyebut soal penggunaan uang ini sebagai barang koleksi hal itu diperbolehkan saja. Mengenai harganya yang mencapai ratusan juta, harganya pun tergantung kesepakatan pembeli dan penjualnya.

"Selanjutnya jika ada masyarakat yang akan mengkoleksi (bukan transaksi) layaknya koleksi numimastic atau koleksi uang-uang kuno, biasanya harganya tergantung kesepakatan antara pembeli dan penjual," jelas Onny.

Sebelumnya, dari pantauan detikcom di salah satu situs jual beli online, uang koin itu dijual hingga seharga Rp 150 juta per keping.

Ada juga yang menjual dengan harga jutaan hingga puluhan juta. Meski begitu, ada juga yang menjual dengan harga puluhan hingga ratusan ribu. Di situs jual beli online yang lain, harganya hanya mencapai ribuan. Dilihat dari iklan yang ditampilkan, mereka berlokasi di sejumlah daerah di Indonesia.***

Komentar

Loading...