Breaking News

Penipu Spesialis Orang Kemalangan Ditangkap Polisi

Penipu Spesialis Orang Kemalangan Ditangkap Polisi

Langsa | Seorang pelaku penipuan spesialis keluarga yang sedang mengalami kemalangan (meninggal dunia) dengan modus operandi mencuri sepeda motor dengan cara menawarkan sumbangan kepada keluarga korban, akhirnya ditangkap polisi, Jumat (14/6/2019).

Kapolres Langsa AKBP Andy Hermawan SIK, M.Sc melalui Kapolsek Langsa Barat Iptu Jamaluddin Nasution mengatakan. Pengungkapan kasus ini atas adanya laporan korban dengan  laporan polisi LP/17/Res 1.11/2019/Res Langsa/Sek Langsa Barat, pada tanggal 11 Juni 2019.

Modus yang dilakoni tersangka tergolong baru. Bermula saat korban yakni anggota TNI, Serka Samsul Bakri anggota Koramil Berem Bayeun mengalami musibah istrinya meninggal dunia.

Pada saat itu pelaku datang ke rumah korban untuk memberikan bantuan atas musibah istrinya yang meninggal dunia, dengan berpura-pura baik pelaku menawarkan bantuan 30 goni beras untuk di berikan kepada keluarga korban. Kemudian korban menyuruh tetangganya Kamisna untuk menemani pelaku mengambil beras di toko dengan mengendarai sepmor korban.

"Sesampainya di TKP tepatnya di toko grosir Gampong Paya Bujuk Seulemak Kecamatan Langsa Baro, pelaku memesan beras tersebut, lalu korban meminjam sepmor korban dari Kamisna untuk pergi mencari becak dan sepmor dibawa kabur pelaku," kata Jamaluddin Nasution.

Dia menambahkan, Rabu, 12 Juni 2019 pelaku berhasil diamankan Polsek Langsa Barat di rumah teman yang berada di Gampong Tualang Teungoh Kecamatan Langsa Kota.

Setelah dilakukan penangkapan baru diketahui bahwa pelaku JA (42), pekerjaan tidak ada, warga Desa Benua Raja Kecamatan Rantau Kabupaten Aceh Tamiang. Dari pelaku polisi turut mengamankan BB satu unit sepmor merk Yamaha Mio Soul GT dengan nomor polisi BL 6368 DAL.

"Atas perbuatan pelaku dapat disangkakan melakukan tindak pidana penggelapan/penipuan sebagaimana dimaksud pasal 378 jo 372 KUHP. Untuk saat ini pelaku dan BB diamankan di Polsek Langsa Barat guna penyidikan lebih lanjut," ujar Jamaluddin Nasution.***

Komentar

Loading...