Breaking News

Pengprov INKAI Aceh Dikukuhkan, Brigjen TNI Niko Fahrizal Ketua 

Pengprov INKAI Aceh Dikukuhkan, Brigjen TNI Niko Fahrizal Ketua 
Brigjen TNI Niko Fahrizal ketuai Pengprov INKAI Aceh. (Foto: Ist)
Rubrik

Banda Aceh | Pengurus Provinsi Institut Karate-DO Indonesia (INKAI) Aceh resmi dikukuhkan. Brigjen TNI Niko Fahrizal, M.Tr (Han) dipercaya sebagai ketua masa bakti 2021-2025.

Acara pengukuhan berlangsung di Gedung Malahayati, Makodam Iskandar Muda Banda Aceh, Sabtu (23/10/2021).

Pengukuhan itu dilakukan langsung Ketua Pengurus Pusat INKAI Laksda TNI Dr. Ivan Yulivan M.M. CHRMP. M. Tr (Han) (DAN VI INKAI).

Disela pelantikan tersebut Laksda TNI Ivan Yulivan berharap banyak atlet karate yang tumbuh di Aceh yang dapat bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

“Hari ini telah berlangsung pengukuhan INKAI Aceh, ini merupakan perguruan tertua dan selalu terdominasi,” katanya. 

Laksda TNI Ivan Yulivan menyebut, perguruan INKAI berada di seluruh pelosok  di 34 provinsi, dengan jumlah pengikut sebanyak 2 juta orang.

“Sekali lagi saya mengucapkan terimakasih atas undangan hari ini, kami merasa kegiatan ini penting dan memaksakan diri untuk hadir,” ujarnya. 

Dirinya mengaku sangat terkejut ketika melihat keakraban pengurusan karate di Aceh.

“Saya memberikan apresiasi yang tak terhingga kepada semua pengurus dan semua yang telah hadir pada acara hari ini. Semoga Aceh selalu dilindungi Allah dan selalu sukses,” harapnya. 

Sementara itu, Ketua Umum INKAI Aceh Brigjen TNI Niko Fahrizal, M.Tr (Han) usai dilantik mengatakan. Pekan Olahraga Nasional (PON) XX PAPUA baru saja berlalu, dan kedepan PON XXI Medan dan Aceh akan menjadi tuan rumah.

Sehingga untuk mempersiapkan event besar tersebut, perlu dilakukan kerjasama dengan semua pihak. 

“Semoga sejarah karate akan lahir ditanah Serambi Mekah ini. Itulah yang merupakan alasan kami memberikan Sabuk Hitam Kehormatan INKAI kepada seluruh pihak yang telah kami pandang bisa memberikan kontribusi besar kepada karate khususnya perguruan INKAI, dan juga merupakan serangkaian agenda dalam rangka HUT INKAI ke 50 tahun,” ungkapnya. 

INKAI yang memiliki motto tangguh, rendah hati, berprestasi, dan memiliki Sumpah Karate, sehingga tepat bila diadaptasikan dengan prajurit TNI sebagai salah satu modal untuk meningkatkan dan membentuk karakter, fisik, dan mental.

“Kami berharap kedepan kita akan terus dapat menjalin hubungan kerjasama,” harapnya. 

Lebih lanjut Niko mengatakan, olahraga karate, selain bertujuan untuk meningkatkan kesehatan juga untuk menjalin silaturrahmi, dan berbagi ilmu, serta menyiapkan kader-kader karate.

“Secara beragama kita harus berbagi ilmu dengan sesama. Yang lebih penting adalah persiapan menuju PON 2024,” pungkasnya. 

Selain pengukuhan, juga dilakukan pemberian “DAN (Sabuk Hitam) Kehormatan" para Dewan Guru INKAI kepada para penjabat di Aceh. Hal itu dilakukan sebagai bentuk kontribusi perguruan INKAI Aceh terhadap seluruh unsur Forkopimda di Aceh yang juga sebagai pembina olahraga di tanah rencong nantinya. 

Adapun para penjabat yang diberikan DAN (Sabuk Hitam) Kehormatan yaitu;

  1. Pangdam Mayjen TNI  Achmad Marzuki (DAN-6 Kehormatan)
  2. Irdam IM Brigjen TNI Niko Fahrizal, M.Tr (Han) (DAN-5 Kehormatan)
  3. Kasdam IM Brigjen TNI Joko P. Putranto, M.Sc (DAN-5 Kehormatan) 
  4. Ketua DPRA H. Dahlan Jamaluddin, S.IP (DAN-5 Kehormatan)
  5. Ketua KONI Aceh H. Muzakir Manaf (DAN-5 Kehormatan)
  6. Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Dr. Warul Walidin AK, MA (DAN-5   Kehormatan)
  7. Rektor USK Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng IPU  (DAN-5 Kehormatan)
  8. ASOPS IM Kolonel Inf Riyanto, S.I.P (DAN-4 Kehormatan) 
  9. Kadisperindag Ir. Mohd Tanwier, MM (DAN-4 Kehormatan) 
  10. Kaajendam IM Kolonel Caj. Usman Syamsuddin, S.A.P (DAN-4 Kehormatan) 
  11. Sofyan Dawood (DAN-4 Kehormatan).***

Komentar

Loading...