Syukuran Prestasi di Porwil X-Sumatera 2019

Pengprov FPTI Aceh Jamu Makan Anak Yatim  

Pengprov FPTI Aceh Jamu Makan Anak Yatim  
Pengprov FPTI Aceh jamu makan anak yatim (Foto: Humas FPTI Aceh)
Penulis
Rubrik
Sumber
Reporter Banda Aceh

Banda Aceh | Pengurus Provinsi (Pengprov),  Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Aceh, Jumat siang (8/11/2019), menjamu makan 20 anak yatim di Dusun Meunasah Trieng Gampong Blang Krueng, Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar.

Kegiatan amal ini dilakukan sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas prestasi yang diraih atlit cabang olahraga (cabor) itu pada Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera, 2-10 November 2019 di Provinsi Bengkulu.

Memang, atlit FPTI Aceh berhasil meraih 2 emas, 3 perak dan 2 perunggu sehingga meraih posisi kedua se-Sumatera, setelah atlit Provinsi Bangka Belitung (Babel) sebagai juara umum.

20191108-bob2

Ketua Harian FPTI Aceh Saiful Azmi, S.Hut atau akrab disapa  Lango, didampinggi  Sekum FPTI Aceh Muhammad Faisal, S.Hut (Bob) menjelaskan. Jamuan dan sedekah kepada anak yatim tadi, bukanlah sebagai bentuk ria. Tapi, untuk melepas niat serta hajatan Ketua Umum FPTI Aceh, H. Muhammad Saleh, seluruh pengurus, pelatih serta atlit FPTI Aceh, yang sukses meraih prestasi pada ajang olahraga se-Sumatera ini.

“Ya, sejak awal pertandingan digelar, kami sudah bermunajad dan memohon kepada Allah SWT agar atlit Aceh diberi prestasi terbaik. Alhamdulillah, doa dan permohonan kami dikabulkan,” ucap Langgo.

Dikatakan, syukuran ini, sekaligus memberi pesan kepada seluruh keluarga besar FPTI Aceh bahwa, ada kekuatan luar biasa dan tak dapat diganti yaitu; Allah SWT. "Maha pengasih dan pemurah. Tugas kita sebagai manusia adalah berusaha dan berikhtiar," ujar Langgo.

Sebagai cabang olahraga (cabor) terukur, sukses prestasi atlit panjat tebing di Porwil X-2019 Bengkulu, memang hasil kerja keras serta ikhtiar pelatih, atlit dan pengurus. “Namun, satu hal yang wajib diingat, tanpa izin Allah SWT, mustahil semua itu dapat kami diraih,” jelas  Muhammad Faisal.

20191108-bob3

Atlit dan pelatih serta offisial FPTI Aceh di Porwil Bengkulu (Foto: Humas FPTI Aceh)

Karena itu sebut Muhammad Faisal, kepada atlit dan pelatih diminta untuk tidak cepat puas dengan perolehan prestasi saat ini. Sebab, ada tantangan dan peluang lebih besar yang akan dihadapi yaitu; PON XX-2020 di Provinsi Papua.

“Insya Allah, usaha, kerja keras serta doa atlit maupun rakyat Aceh, kami dapat memberikan yang terbaik pada PON mendatang,” harap Langgo. Semoga.***

Komentar

Loading...