Breaking News

Kelompok Masyarakat Penerima Hibah Belum Sampaikan Bukti Pertanggungjawaban 

Pengelolaan APBK 2020, Aceh Barat Kembali Dapat Opini WTP

Pengelolaan APBK 2020, Aceh Barat Kembali Dapat Opini WTP
Bupati Aceh Barat Ramli MS (Kanan) saat terima LHP BPK RI (Foto: Juli Saidi)
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Bupati Aceh Barat Ramli MS dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat Samsi Barmi menerima penyerahan Hasil Laporan Pemerikasaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI), di Gedung BPK RI, Banda Aceh, Jumat siang, 30 April 2021.

LHP dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tersebut, diserahkan langsung Ketua BPK RI Perwakilan Aceh Arif Agus. 

Opini WTP yang diberikan BPK RI terhadap anggaran 2020, menambah daftar opini WTP menjadi tujuh kali berturut-turut diterima Pemkab Aceh dalam pengelolaan keuangan daerah.

Nah, meski demikian, BPK RI masih ada menemukan sejumlah masalah yang harus ditindak lanjuti Pemerintah Kabupaten Aceh Barat. 

Temuan dimaksud antara lain, kelebihan pembayaran gaji dan tunjangan Pegawai Negeri Sipil, honorium kegiatan, dan tunjangan perumahan pimpinan DPRK Aceh Barat. 

Selain itu, menurut BPK RI kelompok masyarakat yang menerima hibah belum menyampaikan bukti pertanggungjawaban. 

Dari alasan kelemahan tersebut, Arif Agus memberi rekomendasi untuk dilakukan perbaikan. Rekomundasi tersebut juga disampaikan untuk Kabupaten Pidie, Aceh Barat Daya dan Nagan Raya yang juga menerima LHP dengan opini WTP.

Mewakili Bupati Pidie, Abdya, Nagan Raya, Bupati Aceh Barat Ramli MS menyampaikan, rekomendasi-rekomendasi BPK RI tersebut akan segera ditindaklanjuti. 

Bupati Ramli MS juga mengaku, audit yang dilakukan BPK RI benar-benar untuk pembinaan. "Bukan mencari-cari kesalahan, " kata Ramli MS, dalam sambutannya mewakili tiga bupati lainnya.  

Karena itu, Ramli MS meminta maaf bila kepala dinas atau badan saat melayani auditor BPK RI Perwakilan Aceh, ada yang kurang berkenan. 

Tak hanya itu, atas pembinaan yang dilakukan BPK RI, Ramli MS berharap pada pemeriksaan tahun berikutnya, akan lebih mudah auditor BPK RI dalam melakukan audit. "Mudah-mudahan tidak sulit lagi, " ujar Ramli MS.***

Komentar

Loading...