Praperadilan Ditolak

Penetapan Status Tersangka Irwandi Yusuf Sah

Penetapan Status Tersangka Irwandi Yusuf Sah
aliniaID
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Majelis Hakim Pengadilan Jakarta Selatan menolak praperadilan yang diajukan Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf. Status tersangka Irwandi pun dinyatakan sah.

“Hakim tunggal Riyadi Sunindyo Florentinus telah memutus praperadilan yang diajukan oleh Irwandi Yusuf, perkara dengan nomor 119/Pidato.Prap/2018/PN.JakSel. Pengadilan menolak permohonan praperadilan Irwandi,” tegas Jubir KPK Febri Diansyah pada media ini, Selasa (24/10/18).

Febri membeberkan, majelis hakim sepakat dengan bukti yang diajukan KPK. Seperti memenuhi unsur tertangkap tangan, penetapan tersangka sah dan penahan sah.

“Sehingga putusan ini mempertegas keabsahan tangkap tangan, penyidikan dan penahanan yang telah dilakukan oleh KPK. Kami sampaikan terimakasih pada Hakim Praperadilan yang telah mempertimbangkan secara tepat dalam praperadilan ini. Sedangkan proses penyidikan terus dilakukan, saat ini proses penyidikan sedang tahap finalisasi,” ujar Febri.

Sebelumnya juga pernah ada praperadilan atas nama Irwandi yang diajukan pihak lain, yakni Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA). Namun, Irwandi bersurat ke KPK soal keberatannya akan praperadilan itu. Praperadilan ini sendiri sudah ditolak oleh PN Jaksel. KPK pun terus melanjutkan penyidikan terhadap Irwandi.

Irwandi ditetapkan KPK sebagai tersangka suap. Dia diduga menerima duit suap Rp 500 juta dari Bupati Bener Meriah nonaktif Ahmadi.

Uang itu diduga merupakan bagian dari commitment fee Rp 1,5 miliar atau 10 persen demi mendapatkan ijon proyek infrastruktur yang menggunakan alokasi Dana Otsus.

KPK menduga bagian 8 persen diperuntukkan bagi sejumlah pejabat di provinsi, sedangkan 2 persen di tingkat kabupaten. Kemudian, KPK kembali menetapkan Irwandi sebagai tersangka penerima gratifikasi. Dia diduga menerima duit Rp 32 miliar terkait proyek pembangunan Dermaga CT-3 Sabang.***

Komentar

Loading...