Pemkab Pidie Dituding tak Perhatikan Olah Raga Sepak Bola

Pemkab Pidie Dituding tak Perhatikan Olah Raga Sepak Bola
Sejumlah Pengurus Persimura Pidie, menggelar pertemuan jelang kompetisi Liga 3, di Sigli, Minggu, 23/6/2019. (Foto: Amiruddin).

Sigli | Pemerintah Kabupaten Pidie dituding tidak memperhatikan keberlangsungan sepak bola di daerah itu. Padahal ada dua klub bola amatiran di Pidie yaitu, Persimura dan PSAP Sigli.

Penilaian itu terungkap saat pertemuan Pengurus Persimura Pidie, di Sigli, Minggu (23/6/2019). Bahkan Ketua Umum Persimura T. Saifullah TS, dalam pertemuan itu mengatakan. Belum ada sedikitpun sport atau dukungan dari pemerintah untuk olah raga sepak bola. Sehingga persoalan itu sangat menyedihkan, jika dilihat apa yang pernah disampaikan Bupati Pidie, sebelum terpilih menjadi orang nomor satu di daerah tersebut. "Dulu dia pernah berjanji akan menghidupkan sepak bola, tapi buktinya tidak ada,"jelasnya.

Tambah dia, persoalan sepak bola Pidie saat ini hancur-hancuran dan pemerintah sama sekali tidak peduli. Buktinya tidak sepeser pun bantuan dana untuk dua klub sepak bola di Pidie. Padahal jelas klub amatiran yang masih berlaga di Liga 3 masih bisa dibantu melalui dana Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK). Kecuali sudah masuh dalam klub profesional, tentu tidak dibenarkan menggunakan dana APBK. "Saya heran kenapa Pemkab Pidie seperti ini," paparnya.

Mantan Ketua Umum PSAP Sigli, Dian Ana Asmara memyampaikan, apa yang menjadi keluhan di Pidie terkait olah raga sepak bola, memang sesuai kondisi yang ada. Saat ini dia menilai, sepak bola di Pidie mati suri atau seperti tak punya orang tua dan tidak ada yang peduli.

Kata Ana begitu dia akrab disapa, menjelang Liga 3 Asprov PSSI Aceh, dua klub di Pidie sangat kesulitan dana untuk mengikuti event setiap tahun itu. "Ini jelas pemerintah tidak peduli sama sekali," ujarnya.

Selain itu Fahmi Adan, pemerhati bola di Pidie berpendapat, untuk mengikuti Liga 3 tahun ini. Pemerintah Pidie wajib membantu dana untuk keberlangsungan sepak bola di Pidie, jika tidak sepak bola di Pidie akan tenggelam. Seharusnya pemerintah wajib membantu dana untuk sepak bola demi membangkitkan nama daerah. "Saya berharap Bupati harus mencari solusi terhadap sepak bola Pidie," pintanya.

Komentar

Loading...