Iklan Sisi Lain Special Ramadhan

Pemkab Aceh Timur Serahkan 4 Ton Bawang Merah Hasil Hibah ke Dayah

Pemkab Aceh Timur Serahkan 4 Ton Bawang Merah Hasil Hibah ke Dayah
Asisten Pemerintahan Kabupaten Aceh Timur, Syahrizal Fauzi, S. STP, M.AP Saat Menyerahkan Bawang Merah ke Dayah Foto: MODUSACEH.CO/Mahyuddin

Aceh Timur | Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menyerahkan empat ton bawang merah dari hasil hibah Bea Cukai Langsa ke sejumlah pesantren (Dayah) di Aceh Timur.

Serah terima secara simbolis kepada Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin HM. Thaib itu, diwakili Asisten Pemerintahan Kabupaten Aceh Timur Syahrizal Fauzi, S. STP, M.AP. Dia mengaku akan segera menyalurkan hibah tersebut kepada penerima.

"Kita telah Menerima bantuan hibah bawang merah dari bea cukai. Insya Allah besok bantuan ini bakal disalurkan di beberapa kecamatan yang telah memasukkan permohonan kepada kita," ujar Syahrizal Fauzi, Selasa di Kota Idi.

Kata Syahrizal, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur Syahrizal mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada bea cukai yang telah menghibahkan bawang merah di tengah pandemi corona (Covid-19).

"Kita tahu bersama, Covid-19 sangat berdampak pada ekonomi masyarakat saat ini. Hibah bawang merah akan membantu masyarakat dalam situasi pandemi, " kata Syahrizal sambil berharap hubungan kerjasama baik tesebut terus berlanjut.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan dan Cukai Tipe Madya Pabean C Kuala Langsa Tri Hartana mengaku, bawang merah hasil penindakan itu aman untuk dikonsumsi.

Hal itu merujuk pada surat kepala stasiun Karantina Pertanian Kelas I Banda Aceh nomor 2651/KR.040/K.41.D/05/2020, tanggal 29 Mei 2020, tentang laporan hasil pengujian 056/K.41.D/IKT/05/2020.

"Komoditas Bawang Merah yang kita hibahkan ini aman dikonsumsi sesuai hasil uji lab dinyatakan bebas OPTK," kata Tri.

Sebagai pemberi hibah , Tri Hartana berharap bawang merah tadi dapat membantu dan dimanfaatkan masyarakat di tengah wabah Covid-19 ini.

Apalagi katanya, dilakukan sesuai kesepakatan dan persetujuan peruntukan Barang Milik Negara (BMN), dengan persyaratan untuk kepentingan sosial kemanusiaan, tidak mengganggu kesehatan, keamanan, keselamatan, lingkungan dan moral bangsa.

"Maka dengan kondisi saat ini sangat tepat kita hibahkan. Mudah-mudahan ini dapat membantu masyarakat," ujar Tri.

Lanjut Tri, bawang merah tersebut merupakan hasil penindakan import ilegal oleh tim patroli gabungan TNI AL Lhokseumawe dan Kuala Langsa bersama Kantor Wilayah DJBC Aceh beberapa waktu lalu.

Hadir dalam acara serah terima itu diantaranya, Kadis Perdangangan, Koperasi dan UKM, Iskandar, SH, Kasatpol PP dan WH T. Amran, SE, MM, Kadis Pertanian Mahdi, SP, Perwakilan Stasiun Karantina Banda Aceh, Danposmat Kuala Langsa, Danposal IDI Rayeuk dan tamu undangan lainnya.***

Komentar

Loading...