Absen Saat Pertemuan dengan Banleg DPR RI

Pemeritah Aceh Dinilai Hanya Semangat Saat Bahas Otsus

Pemeritah Aceh Dinilai Hanya Semangat Saat Bahas Otsus
Tgk. Muhammad Yunus. (Foto: dok. MODUSACEH.CO)

Banda Aceh | Absennya Gubernur Aceh Nova Iriansyah dalam pertemuan dengan Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, saat kunjungan kerja ke Aceh, Jumat kemarin, dinilai biasa saja oleh Ketua Komisi I DPR Aceh Tgk Muhammad Yunus M. Yusuf.

Padahal, kunjungan kerja itu dalam rangka mensosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas Tahun 2021 dan Perubahan Prolegnas Tahun 2020-2024.

“Pak Nova memang sudah sering begitu, contohnya kita juga sering ajak duduk membahas Pilkada, namun beliau selalu berhalangan hadir, jadi sudah maklum,” ujar Yunus melalui sambungan telepon.

Sehingga dia menyimpulkan, Pemerintah Aceh saat ini baru bergairah saat membahas dana Otsus saja, namun saat membahas keputusan lain, Pemerintah Aceh dianggap acuh tak acuh.

“Kalau soal fulus mereka sangat bergairah memperjuangkannya,” kata Yunus.

Ia menjelaskan, DPRA sudah sering meminta untuk bertemu bahkan menghubungi partai terkait untuk mempertemukan mereka namun tidak digubris.

Sementara itu Kurniawan, Pengamat Hukum Pemerintahan dan Dosen Hukum Tata Negara Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh menyebut. Kehadiran Gubernur Aceh dalam pertemuan tersebut merupakan kewajiban eksekutif, guna membahas program legislasi nasional.

“Namun bila Gubernur tidak dapat hadir bukan berarti kewajiban, Gubernur dapat mengutus perwakilannya. Tidak mesti mutlak fisik dihadiri kepala daerah yang penting dihadiri eksekutif, seperti wakilnya, biro terkait atau dinas terkait” ujar Kurniawan.

Kurniawan menilai, utusan yang dikirimkan Gubernur harus memberikan laporan pada Gubernur sebagai pihak yang diwakilkan kepentingannya.***

Komentar

Loading...