Breaking News

Pembahasan KUA PPAS, Dewan Nilai Program Pemerintah Teramputasi

Pembahasan KUA PPAS, Dewan Nilai Program Pemerintah Teramputasi
Suasana pembahasan KUA PPAS tahun 2020 di Gedung DPRK Pidie Senin (18/11/2019).

Sigli | Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) menilai. Program pemerintah setempat, setiap tahun terpenggal alias teramputasi. Itu terkuak saat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Plafon Prioritas Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2020, di gedung DPRK setempat, Senin (18/11/2019).

Menurut Ketua DPRK Pidie, pembahasan KUA PPAS, hampir setiap tahun program pemerintah tidak berkesinambungan. Artinya ketika ada satu proyek tidak selesai tahun itu, namun untuk tahun depan tidak diprioritaskan.

Padahal program tersebut sangat menyentuh kepentingan rakyat. Seperti pembangunan jembatan, jalan dan infrastruktur lainnya. Seharusnya jika tahun tersebut tidak selesai maka tahun selanjutnya harus diteruskan pembangunannya, jangan mengusul proyek yang lain.

Sementara itu anggota DPRK Pidie lainnya, Syarifuddin, menegaskan, pemerintah jangan hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK), semata. Harusnya mencari solusi lain dan mencari tambahan dana untuk pembangunan daerah. Misal, di kementerian dan dimana saja yang penting bisa membangun Pidie ke depan.

Tetapi kata politisi Partai Golkar itu, selama ini para pejabat Pidie asal ke pusat lalai dan asik tidur. Seharusnya mereka bisa melobi dana dimana saja, termasuk investor dan lainnya. Sehingga bisa membangun Pidie ke arah lebih baik.

Pantauan MODUACEH.CO, pembahasan KUA-PPAS belum disepakati,karena setiap program pemerintah banyak yang menjadi disorotan wakil rakyat. Sehingga dikhawatirkan pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (RAPBK), tahun 2020, akan berakibat fatal.***

Komentar

Loading...