Pelaku Pencemaran Nama Baik Bupati Simeulue Divonis 3,8 Tahun Penjara

Pelaku Pencemaran Nama Baik Bupati Simeulue Divonis 3,8 Tahun Penjara

Simeulue | ‎‎Dani Rachman bin Dadang Surachman (30), warga Sumedang, Jawa Barat. Pelaku ujaran kebencian terhadap Erli Hasim, Bupati Simeulue, serta sejumlah orang lainnya divonis tiga tahun enam bulan kurungan penjara.

Vonis tadi dilakukan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Sinabang pada November 2019 lalu. Karena, pelaku terbukti bersalah melakukan pelanggaran Undang-Undang Informasih Teknologi Elektronik (UUITE) dengan melakukan penyebaran ujaran kebencian, fitnah, serta pencemaran nama baik terhadap 10 orang warga Simeulue melalui media sosial Facebook dan WhatsApp.

Abdul Nasir, SH, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Simeulue menjelaskan. Putusan vonis pada pelaku tadi telah inkrah, serta berkekuatan hukum tetap. Dari pihak Kejaksaan tidak lagi melakukan upaya banding.

"Sudah inkrah tidak ada lagi upaya banding,‎ atas putusan vonis tiga tahun delapan bulan penjara kepada Dani Rachman bin Dadang Surachman‎ atas perkara ITE itu," ucap Abdul Nasir, Minggu, 08/12/2019.

Sebelumnya Tim Gabungan Satuan Reskrim Polres Simeulue dan Polres Sumedang, Jawa Barat. Menangkap pelaku tanggal 17 Juli 2019 lalu di rumahnya.

Pelaku dilaporkan karena melakukan 600 lebih ujaran kebencian, pengancaman, fitnah, dan pencemaran nama baik terhadap sejumlah orang. Termasuk menjadi korbannya Bupati Simeulue serta seorang mantan Kapolres Simeulue.

‎Modus operandi yang dilakukan pelaku tadi, diawali dengan perkenalan dan menjalin komunikasi via media sosial. Lalu, pelaku menguasai akun media sosial milik korbannya.

Setelah itu pelaku meminta sejumlah uang. Karena tidak dipenuhi sehingga pelaku beraksi dengan menyebarkan foto vulgar dan menyebarkan ujaran kebencian, pengancaman dan fitnah serta pencemaran nama baik korbannya.***

Komentar

Loading...