Breaking News

Perkembangan Pembunuhan Sadis di Gampong Mulia

Pelaku Diancam Hukuman Mati

Pelaku Diancam Hukuman Mati
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Misbahul Maunawar mengatakan, pelaku pembunuhan satu keluarga di Gampong Mulia beberapa waktu lalu, diancam dengan pidana penjara seumur hidup dan pidana mati. "Hasil pemeriksaan polisi, pelaku mengakui telah membunuh satu keluarga di Gampong Mulia, Banda Aceh, yang mayatnya ditemukan dalam toko, Senin, 7 Januari 2018," kata Misbahul Munauwar, pada sejumlah wartawan di Mapolresta Banda Aceh, Selasa, (16/1/18).

Sebut Misbahul Munauwar, kepada pelaku, penyidik menerapkan pasal berlapis, karena diduga pelaku juga mencuri barang milik korban usai membunuh. Selain itu, pelaku juga menghabisi anak di bawah umur, dengan pemberlakuan pasal tersendiri. "Kita kenakan pasal 338 menyentuh pasal 340 dan pasal 365, serta berkaitan menghabisi nyawa anak di bawah umur juga dikenakan pasal 389," jelas Misbahul Munauwar, ditemani Kapolresta Banda Aceh, AKBP Trisno Riyanto, dan Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, AKP. M. Taufik.

Selain membunuh ketiga korban, kata Trisno Riyanto, pelaku juga mengakui telah mengambil tiga handphone, sejumlah uang, dan satu unit sepeda motor milik korban. Selanjutnya, pelaku juga mengambil satu buah pisau, dan langsung berangkat menuju kampung halaman, di Calang (Aceh Jaya), sebelum melanjutkan perjalanan dan ditangkap di Medan (Sumatera Utara).

Sebelumnya, atau Senin, 8 Januari 2018. Masyarakat Gampong Mulia, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, digegerkan temuan tiga sosok mayat dalam ruko di Jalan T. Panglima Polem Ujong, Dusun Pocut Meurah Inseun, Gampong Mulia. Tiga korban adalah; Tjie Sun alias Asun (48) bersama istri Minarti (39) dan anak mereka Cal Tietosng (7), merupakan keluarga keturunan Tionghoa asal Tanjung Pura, Sumatera Utara yang telah mengontrak ruko beberapa tahun lalu itu.

Setelah dua hari, Sat Reskrim Polisi Resort (Polres) Deli Serdang, Medan (Sumatera Utara) akhirnya berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan bernama Iwan (22). Pelaku ditangkap di Bandara Kuala Namu, Medan, Rabu, (10/1/18), sekira pukul 17.30 WIB. Kini, penyidik Polresta Banda Aceh, terus melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap pelaku dan saksi-saksi.***

Komentar

Loading...