Pegawai Lapas Simeulue Jalani Tes Urin

Pegawai Lapas Simeulue Jalani Tes Urin

Simeulue | Sebanyak 13 orang pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sinabang, Kabupaten Simeulue, menjalani tes urine, Rabu, 09/10/2019.

Pemeriksaan urin tersebut dilakukan, menindaklanjuti kerja sama pencegahan dan pemberantasan peredaran narkoba dalam Lapas dengan Direktorat Jendral Pemasyarakatan Kemenkumham Republik Indonesia (Dirjen Lapas RI).

Kepala Cabang Rutan Sinabang, Simeulue, Suparman, SH, mengatakan. Pihaknya menyatakan perang terhadap penyalahgunaan narkoba terutama pada petugas rutan. Apabila pada tes ini ditemukan pegawai rutan positif mengunakan narkoba, akan dilakukan penindakan, bahkan akan diberikan sanksi.

Kepala Cabang Rutan Sinabang, Simeulue, Suparman, SH

 

"Semua pegawai wajib dites urine, pegawai senior, junior, harus dites, apabila ditemukan ada pegawai yang positif menggunakan narkoba, akan ditindak sesuai prosedur," kata Suparman.

Suparman menjelaskan, kegiatan tes urin ini dilakukan secara mendadak. Tujuannya, menghindari antisipasi dari petugas untuk mengikuti tes. Selain itu kata Suparman. Tes urine itu diikuti 13 orang dari 14 orang petugas rutan Sinabang.

Pada tes yang juga dikawal dari pihak kepolisian dan kesehatan itu. Ada 13 petugas yang dilakukan tes urin, namun tidak ditemukan menggunakan narkoba, semua petugas negatif narkoba.

"Satu orang sedang sakit, namun tetap diminta surat keterangan bebas narkoba dari petugas itu. Dari hasil tes semua petugas negatif narkoba," jelasnya.***

Komentar

Loading...