Paslon Perseorangan Bisa Diganjar Lengkapi Syarat Dukungan Dua Kali Lipat, Mengapa?

Paslon Perseorangan Bisa Diganjar Lengkapi Syarat Dukungan Dua Kali Lipat, Mengapa?
inilah.com
BANDA ACEH | Ketua Komisi Indenden Pemilihan (KIP) Aceh Ridwan Hadi mengatakan, bagi pasangan calon (paslon) independen yang belum memenuhi syarat dukungan, dikenakan sanksi untuk manggantikan syarat dukungan tersebut dua kali lipat lebih banyak dari syarat dukungan yang tidak cukup tersebut. Pernyataan tersebut disampaikan Ridwan Hadi usai membuka acara sosialisai Pejabat Pengelola Informasi dan Dukungan (PPID) KIP Aceh, di halaman Media Center KIP Aceh.

“Kalau satu syarat dukungan tidak cukup maka harus diganti dua, jadi dua kali lipat dari syarat yang tidak cukup. Itu ketentuan dan mekanisme untuk calon indenpenden yang tidak memenuhi syarat dukungan,” kata Ridwan Hadi, Selasa (30/8/2015)

Namun demikian, Ridwan Hadi menjelaskan, Paslon Independen yang belum memenuhi syarat dukungan tersebut masih diberikan waktu untuk memenuhi dan melengkapi syarat-syarat yang belum cukup tersebut.

Menurut Ridwan Hadi, saat melakukan klarifikasi dukungan calon independen, KIP Aceh banyak sekali menemukan syarat dukungan ganda. Namun, selaku penyelenggara pemilu pihaknya tidak berwenang menilai apakah dukungan ganda tersebut sengaja dimanupilasi atau tidak. "Palsu atau tidak melainkan hanya menilai pasangan tersebut memenuhi syarat atau tidak," jelasnya.

Karena saat melakukan klarifikasi dukungan calon, Ridwan mengaku pihaknya mendatangi dan menanyakan langsung kepada pemilik Kartu Tanda Penduduk (KTP), apakah dia mendukung pasangan calon tersebut atau tidak, kalau si pemilik KTP mengatakan bahwa dia tidak mendukung, berarti itu tidak memenuhi syarat.

“Jadi ada masa perbaikian, tentu dilakukan setelah bakal calon dari perseorantgan itu mendaftar, ketika mendaftar diberikan data kekurangan jika ada kekurangan,” jelas Ridwan Hadi.*

Komentar

Loading...