Breaking News

Terkait Nasib Fakhruddin

Panwaslih Abdya Lakukan Konsultasi Dengan Bawaslu RI

Panwaslih Abdya Lakukan Konsultasi Dengan Bawaslu RI
Penyerahan berkas konsultasi hukum oleh Panwaslih Abdya ke Bawaslu RI
Rubrik
Blangpidie | Ketua Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh Barat Daya (Abdya) Idris mengatakan, terkait status bakal calon bupati Abdya, Fakhruddin yang hingga saat ini belum bisa mengikuti tahapan pilkada karena didiagnosa menderita strokecerebro vaskular desease (cvd) stroke, pihaknya akan menunggu hasil dari konsultasi hukum dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia (RI). “Panwaslih Abdya baru saja melakukan rapat konsultasi hukum dengan Bawaslu RI, sekarang Bawaslu sedang mempelajari hasil konsultasi hukum tersebut,” ujar Idris saat dikonfirmasi MODUSACEH.CO, Jumat (30/09/2016). Idris mengaku saat ini masih di Jakarta.
 
Menurut Idris, sekilas di peraturan PKPU terjadi kekosongan hukum tentang persoalan Fakhruddin Namun, atas kapasitas sebagai penyelenggara pemilu di bidang pengawasan, Panwaslih Abdya saat ini belum bisa mengambil keputusan apapun, lantaran sedang menunggu hasil kajian hukum di Bawaslu RI. “Insya Allah dalam waktu dekat kita akan memberikan pandangan hukum terhadap kasus ini,” ujar Idris.
 
Karena itu katanya, Panwaslih tidak boleh mengambil kebijakan tanpa landasan hukum. Dan salah satunya dengan melakukan verifikasi faktual terhadap kebenaran proses administrasi saudara Fakhruddin. Kemudian, Panwaslih Abdya juga meminta pandangan hukum ke Bawaslu RI.  Bahkan Idris mengaku, pihaknya sudah bertemu dengan anggota Bawaslu RI bernama Nasrullah dan dia mengaku akan membuat kajian hukum tersebut malam ini.”Jika kajian hukum ini cepat keluar,  paling telat, Senin ini telah kita terima hasil kajiannya,” kata Idris.
 
Bawaslu RI kata Idris juga meminta pihaknya untuk melihat posisi kasus Fakhruddin dari berbagai persepktif.  Artinya, tidak hanya dari persektif hukum semata, juga moral dan hak-hal keadilan masyarakat.  “Tetapi lebih jelasnya, Bawaslu akan menjawab dan Panwaslih Abdya akan menunggu,” ujarnya.

Baca berita terkait : Posisi Fakhruddin Terancam
 
Kedatangan Panwaslih Abdya ke Jakarta bukan hanya melakukan konsultasi hukum dengan Bawaslu, tapi juga melakukan klarifikasi faktual terhadap kebenaran bahwa Fakhruddin di rawat di Rumah Sakit RSPAD Gatot Subroto Jakarta Pusat.  Dan, rumah sakit ini pernah mengeluarkan surat saat pendaftaran calon ke KIP. "Memang benar Fakhruddin sakit, dan surat itu juga diakui oleh rumah sakit tempat Fakhruddin dirawat," ujar Idris.***

Komentar

Loading...