Oknum Polisi "Pasok Istri Polisi" dan Nyabu Bersama di Hotel

Oknum Polisi "Pasok Istri Polisi" dan Nyabu Bersama di Hotel

Sigli | "Kawan makan kawan". Agaknya inilah yang pantas diucapkan, bersikapi kasus yang terjadi di Kabupaten Pidie. Bayangkan, ada oknum polisi yang tega memasok istri kawan seprofesinya ke kamar Hotel S di Kota Sigli.

Akibatnya, dia ditangkap, Rabu (13/11/2019), sekira pukul 04.00 WIB, saat sekamar dengan wanita yang disebut-sebut istri Brigadir DR yang bertugas di Mapolres Pidie.

Contoh tak elok ditunjukkan seorang bintara polisi yang bertugas di Mapolsek Bandar Baru, Pidie Jaya. Oknum polisi yang berpangkat Bripka ini memasok istri polisi lainnya ke kamar Hotel S Sigli.

Tak ayal, semua yang mengetahui kejadian itu terperangah dan heran. Sebab oknum polisi inisial AM itu berhubungan dengan istri salah seorang polisi yang bertugas di Mapolres Pidie.

Namun isu dua sejoli ditangkap di kamar hotel merebak, pimpimpinan polisi di daerah itu berang terhadap sikap bawahannya, sehingga Wakapolres Pidie Kompol Iskandar angkat bicara, kepada wartawan, Kamis (14/11/2019).

Dia membenarkan jika bawahannya itu ditangkap personel Propam Polres Pidie, Rabu (13/11/2019) sekira pukul 04.00 WIB. "Ini akan kita proses sesuai hukum yang berlaku dan kode etik polisi," cetusnya.

Tak hanya itu kata Iskandar, selain memasok istri seprofesinya, AM juga mengkonsumsi sabu-sabu, hal itu diketahui saat petugas memeriksa kamar hotel tempat mereka menginap, dan ditemukan satu paket kecil sabu-sabu bekas pakai beserta alat penghisap.

Saat penggerebekan di kamar Hotel S, istri Brigadir DR sedang berada satu kamar dengan oknum polisi AM. Setelah itu AM dites urine dan positif mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu, polisi langsung mengamankan AM untuk menjalani pemeriksaan di Mapolres Pidie. "Kita akan proses masalah ini," tegas Kompol Iskandar.

Kasat Narkoba Polres Pidie, Iptu Yusra Aprilia, kepada MODUSACEH.CO, mengatakan. Dari pengakuan oknum polisi AM saat itu, secara tidak sengaja bertemu dengan Bulek di Lueng Putu pada 10 November 2019 dan dia diberi satu paket sabu-sabu.

Lalu dia memakainya saat dalam mobil, namun tidak diketahui dimana rumahnya Bulek yang dimaksud. "Jadi itu cerita dia," papar Kasat.

Dalam mobil kata Kasat, juga ditemukan obat pelancar urin, kemungkinan besar setelah konsumsi narkoba langsung minum obat agar saat tes urine tidak positif.

"Kita akan proses dengan Pasal 112 Junto 127 ayat 1 UU No 35 Tahun 2009, tentang narkotika dengan ancaman minimal 4 tahun kurungan dan mobil AM disita polisi serta pelaku diancam pecat. "Ini memalukan sekali," ujar Kasat.

Dari informasi yang dihimpun MODUSACEH.CO, istrinya Brigadir DR sudah dua hari pergi dari rumah, belakangan diketahui berada di hotel tersebut kemudian melaporkan ke piket Propam Polres Pidie.***

Komentar

Loading...