Nekat Melintasi Perbatasan Untuk Mudik, 22 Orang Diswab Antigen, 1 Reaktif

Nekat Melintasi Perbatasan Untuk Mudik, 22 Orang Diswab Antigen, 1 Reaktif
Foto: Ist
Penulis
Sumber
Kontributor Aceh Tamiang

Aceh Tamiang | Beragam cara dilakukan warga agar bisa mudik ke kampung halaman.

Itu dilakukan setelah pemerintah memberlakukan larangan mudik lebaran tahun ini.

Salah satunya seperti yang dilakukan 22 warga yang masih nekat keluar masuk pintu Aceh.

Petugas gabungan yang Polri, TNI, Dishub, Dinkes, dan instansi terkait terus melakukan penjagaan secara ketat di perbatasan Aceh Tamiang-Sumatera Utara (Sumut) untuk mengantisipasi masyarakat yang nekat melakukan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Dirlantas Polda Aceh Kombes Pol. Dicky Sondani, yang didampingi Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy dalam siaran persnya mengatakan, personel yang bertugas di perbatasan Aceh Tamiang-Sumut terus memperketat penyekatan menjelang H-1 lebaran Idul Fitri sebagai upaya mencegah lonjakan Covid-19 pasca lebaran nanti.

"Namun, sejauh ini masih ditemukan masyarakat yang nekat melintasi perbatasan untuk melakukan mudik," kata Dicky, Rabu 12 Mei 2021.

Dia menyebutkan, petugas saat ini sudah memeriksa 22 orang yang nekat melintas untuk mudik dan dilakukan tes swab antigen. Dari jumlah tersebut, satu di antaranya yaitu IBS warga Tanjung Pura Sumut ditemukan reaktif.

"Ada satu yang reaktif. Namun kita sudah berkoordinasi dengan pegawai Dinkes yang bertugas di perbatasan untuk membawa yang bersangkutan ke GOR Aceh Tamiang guna isolasi mandiri," ujarnya.

Dicky juga menjelaskan, adanya satu warga yang reaktif ini juga merupakan efek dari mobilitas yang tinggi menjelang lebaran.

Dia mengimbau kepada masyarakat agar tidak nekat untuk melakukan mudik, karena di perbatasan tetap dilakukan pemeriksaan dan diswab antigen sebelum diputar balik oleh petugas.

"Sebenarnya kita sangat diuntungkan dengan adanya penyekatan di perbatasan. Karena itu merupakan filter pertama sebagai bentuk upaya pencegahan penularan Covid-19," jelas dia.***

Komentar

Loading...