Breaking News

Muprov Ke-VI Kadin Aceh Gagal, H. Firmandes: Kami Serahkan Kepada Kadin Indonesia  

Muprov Ke-VI Kadin Aceh Gagal, H. Firmandes: Kami Serahkan Kepada Kadin Indonesia  
H. Firmandes (Foto: anteroaceh.com)
Rubrik

Banda Aceh | Musyawarah Provinsi (Muprov) Ke-VI, Kadin Aceh, yang dijadwalkan berlangsung 14-16 November 2018,  gagal terlaksana. Ini sejalan dengan tidak keluarnya STTP dari Polda Aceh serta desakan dari DPR Aceh dan surat Plt. Gubernur Aceh kepada Kadin Indonesia, Jakarta.

Nah, walau sisa kepengurusan H. Firmandes akan berakhir, 21 November 2018 mendatang. Namun, dia sudah menyerahkan semua keputusan dan kebijakan tersebut kepada Kadin Indonesia. “Saya dan kawan-kawan hanya sebagai pelaksana, sesuai dengan AD/ART Kadin. Karena gagal, maka semua keputusan berada di Kadin Indonesia. Tugas saya sebagai Ketua Kadin Aceh, sudah selesai dan berakhir,” kata Firmandes.

Begitupun kata dia, pihaknya bisa saja melaksanakan Muprov Ke-VI Kadin Aceh di luar daerah dengan sisa waktu yang ada sekitar empat hari lagi. Misal di Medan, Sumatera Utara. Dan itu tidak menyalahi aturan.

“Tapi, saya tetap menjaga marwah daerah. Jangan ada kesan Aceh tidak aman dan tak kondusif. Harga perdamaian Aceh itu amat sangat mahal. Termasuk menjaga nama baik pemerintah daerah, kepolisian daerah dan Plt. Gubernur Aceh maupun DPR Aceh,” ujar Firmandes.

Itu sebabnya, Firmandes mengakui, apapun keputusan Kadin Indonesia, itulah jalan terbaik bagi Kadin Aceh. Walau pun, surat dari Kadin Indonesia kepada DPR Aceh dan Plt. Gubernur Aceh sudah sangat jelas menyebutkan bahwa tak ada masalah.

“Selama 15 tahun saya pimpin Kadin Aceh, tentu banyak sekali kelemahan. Karena itu, saya minta maaf. Tapi, kalau ada sisi baik yang bisa diambil silahkan. Misal, saya sudah bangun Kantor Kadin Aceh. Nah, manfaatkanlah dengan baik,” sebut Firmandes. Kita boleh beda pendapat, dan itu dinamika berorganisasi, namun silaturrahmi  jangan putus dan tetap terjaga.***

Komentar

Loading...