Breaking News

Mulai Terkuak Satu Per Satu Pembunuh Keji Presiden Haiti

Mulai Terkuak Satu Per Satu Pembunuh Keji Presiden Haiti
Presiden Haiti, Jovenel Moise (AP Photo)
Penulis
Rubrik
Sumber
detik.com

Jakarta | Misteri pelaku pembunuhan keji terhadap Presiden Haiti Jovenel Moise kini mulai terkuak. Kepolisian Haiti menangkap puluhan orang yang diduga terlibat dalam penembakan Presiden Haiti Jovenel Moise.

Presiden Haiti Jovenel Moise dibunuh dengan keji di kediamannya pada Rabu (7/7/2021) dini hari. Kabar pembunuhan Moise itu disampaikan oleh Perdana Menteri (PM) interim, Claude Joseph.

Ibu Negara, Martine Moise, juga terkena tembakan dalam serangan itu namun berhasil selamat meski mengalami luka-luka. Joseph menyebut dalam pernyataannya bahwa sekelompok individu bersenjata menyerang kediaman Moise dini hari warga asing.

Dua hari berselang, kepolisian Haiti mengungkapkan bahwa sedikitnya 28 orang terlibat dalam pembunuhan Presiden Jovenel Moise. Di antara puluhan orang itu terdapat 2 warga negara Amerika Serikat (AS) keturunan Haiti.

Dilansir AFP, Jumat (9/7/2021), Direktur Jenderal Kepolisian Nasional Haiti, Leon Charles, dalam konferensi pers pada Kamis (8/7) waktu setempat mengungkapkan bahwa 28 orang yang terlibat pembunuhan Moise terdiri atas 26 warga Kolombia dan 2 warga AS keturunan Haiti.

"Kami telah menangkap 15 warga Kolombia dan 2 warga Amerika keturunan Haiti. 3 warga Kolombia lainnya telah tewas sementara 8 orang lainnya masih buron," ungkap Charles.

Baca juga:Joe Biden Kutuk Aksi Pembunuhan Presiden Haiti Jovenel Moise!
Pihak kepolisian diketahui bahwa 4 tersangka, yang disebut sebagai tentara bayaran, telah tewas dan 2 orang lainnya ditahan. Dalam pernyataannya, Charles hanya menyatakan bahwa: "Senjata dan material yang digunakan oleh para penyerang telah ditemukan."

Otoritas setempat melacak para tersangka pembunuhan Presiden Haiti Jovenel Moise ke sebuah rumah di dekat lokasi kejadian di Petionville, pinggiran ibu kota Port-au-Prince. Baku tembak sengit terjadi hingga Rabu (7/7) tengah malam dan 6 tersangka berhasil ditangkap, sedangkan 4 lainnya tewas.

Charles dalam pernyataannya bersumpah bahwa perburuan tersangka lainnya akan terus berlanjut. "Kami akan memperkuat penyelidikan kami dan teknik pencarian untuk menangkap delapan tentara bayaran lainnya," tegasnya.

Komisioner pemerintah untuk ibu kota Port-au-Prince menyatakan bahwa kepala keamanan kepresidenan yang bertugas melindungi Presiden Haiti Moise akan diinterogasi dalam beberapa hari ke depan.

"Saya telah memberikan wewenang (kepada polisi) untuk menanyai semua agen keamanan yang dekat dengan Presiden Jovenel Moirse," ujarnya.

"Jika Anda bertanggung jawab atas keamanan presiden, di mana Anda? Apa yang Anda lakukan untuk menghindari nasib presiden seperti ini?" imbuhnya.***

Komentar

Loading...