Kampanye Akbar Muzakir Manaf-TA Khaled di Nagan Raya

Mualem Janji Optimalkan Pembangunan di Kawasan Pantai Barat-Selatan

Mualem Janji Optimalkan Pembangunan di Kawasan Pantai Barat-Selatan
Muhammad Saleh/MODUSACEH.CO

Nagan Raya | Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh Nomor Urut 5, Muzakir Manaf-TA Khalid berjanji akan mengoptimalkan pembangunan kawasan pantai barat-selatan jika dirinya terpilih sebagai orang nomor satu dan dua Aceh pada Pilkada, 15 Februari 2017.

"Insya Allah jika saya dan TA Khalid jadi Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, pembangunan di kawasan barat dan selatan lebih kita optimalkan lagi," kata Mualem begitu dia akrab disapa di Lapangan Sepak Bola Garuda Leupe, Kecamatan Kuala, Nagan Raya, Kamis sore (2/2/2017). 

Menurut Mualem, pembangunan di kawasan ini sudah baik, tapi akan ditingkatkan lagi dengan mengundang investor untuk menanamkan modalnya di Aceh, sehingga mampu menampung tenaga kerja lebih banyak lagi.

Hadir dalam acara itu, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Sukbianto, Presiden PKS Dr. Sahibul Umam dan ketua parpol nasional pengusung lainnya, anggota DPR RI Fraksi PKS Nasir Djamil serta anggota DPRA dari PA dan partai pengusung lainnya. Termasuk Panglima KPA Wilayah Pase Tgk Nie, Darwis Djeunieb serta Muchlis Abu maupun pengurus DPD I Partai Gerindra Aceh.

Selain itu, tiga jenderal purnawirawan juga hadir seperti Mayjen TNI (Purn) Chairawan, Djali Yusuf (mantan Pangdam) Iskandar Muda serta mantan Kapolda Aceh Irjen Pol (Purn) Islandar Hasan.

TA Khalid dalam orasinya mengajak massa yang hadir sekira 50 ribu orang lebih, baik di arena maupun di jalan-jalan, dari berbagai daerah untuk tidak memilih pemimpin Aceh yang berkata amal ma'ruf tapi berbuat mungkar. Berjanji halal tapi berprilaku 'munafik'.

"Bapak, ibu dan saudara semua ada nonton debat kandidat kemarin. Sekarang sudah jelas JKA itu pribadi atau rakyat Aceh," tanya TA Khalid. Langsung dijawab massa. "Rakyat Aceh". 

Itu sebabnya sebut Khalid, kampanye pada prinsipnya bukan untuk sekedar mengumpulkan massa serta hiburan, tapi bagaimana memberikan pendidikan politik secara jujur pada rakyat. "Bukan berkata, berbeda dengan perbuatan. Itu munafik namannya," teriak TA Khalid.***

Komentar

Loading...