MPU Aceh Larang Pengajian dan Dakwah yang Membid’ahkan Kelompok Lain

MPU Aceh Larang Pengajian dan Dakwah yang Membid’ahkan Kelompok Lain
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Pimpinan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh melarang pengajian dan dakwah yang menyalahkan dan membid’ahkan kelompok yang berbeda dengannya.

Larangan tersebut, dituangkan dalam keputusan MPU Aceh, Nomor 2 tahun 2020, tentang surat Gubernur Aceh Nomor: 450/21770, tentang larangan mengadakan pengajian selain dari I’tiqad ahlussunnah waljamaah yang bersumber hukum Mazhab Syafi’iyah.

Penegasan MPU Aceh terhadap pengajian dan dakwah yang membid’ahkan kelompok lain, itu ditegaskan dalam putusan pimpinan MPU Aceh pada diktum kelima.

“Setiap pengajian dan dakwah yang menyalahkan, membid’ahkan dan mensyirikkan i’tiqad alamaliah ulama-ulama ahlussunnah waljama’ah Al-Maturidyah dan kelompok yang berbeda dengannya adalah dilarang,” sebut pimpinan MPU Aceh, dalam surat yang ditanda Plt. Ketua MPU Aceh, Tgk. H. Faisal Ali, Wakil Ketua MPU, Tgk. H.M. Daud Zamzamy dan Wakil Ketua MPU, Tgk. H. Hasbi Albayuni, tertanggal 3 Januari 2020.

Melalui sambungan telpon, Jumat (14/02/2020) Tgk. H. Faisal Ali mengatakan, putusan tersebut dikeluarkan, merupakan penjabaran dari surat Gubernur Aceh. "Penjabaran dari Surat Gubernur, landasannya itu. Kita jabarkan," ujar Tgk. H. Faisal Ali.

Lanjut Plt. Ketua MPU Aceh tersebut, keputusan pimpinan MPU Aceh, fatwa-fatwa dan pendapat-pendapat yang sudah diputuskan secara umum oleh majelis. "Di Aceh kesempatan itu diberikan pada MPU, makanya kalau ada yang menyatakan sesuatu bid’ah atau tidak, itu harus ada petunjuk dari MPU," jelasnya. 

Itu sebabnya, Tgk. H. Faisal Ali menegaskan di Aceh tidak boleh ada orang-orang yang membida’ahkan amaliah masyarakat Aceh yang membida’ahkan amaliah ulama Aceh, yang mengkafirkan dan sebagainya," paparnya.

Saat disinggung media ini bagaimana dengan klaim kelompok tertentu yang menyebutkan paham lain sesat. "Itu juga tidak boleh, kebenaran itu harus diuji, siapapun," kata Tgk. H. Faisal Ali.***

Komentar

Loading...