Moeldoko Ketum Demokrat Versi KLB Sumut, Edi Obama Peserta dari Aceh

Moeldoko Ketum Demokrat Versi KLB Sumut, Edi Obama Peserta dari Aceh
Edi Obama di arena KLB (Foto: Kompas TV)

Jakarta I Ada yang menarik dari Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Hotel The Hill Sibolangit, Deliserdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3). Selain menetapkan Jenderal (Purn) Moeldoko sebagai ketua umum (Ketum). Terlihat sosok Edi Saputra (Edi Obama) mantan Ketua DPD Partai Demokrat Kabupaten Bireuen.

“Memutuskan, menetapkan Jenderal (Purn) Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat,” kata Jonny Allen sebagai Pimpinan Sidang KLB.

Selain itu, peserta juga mengusulkan nama Marzuki Ali dan Moeldoko untuk ditetapkan sebagai Ketua Umum. Namun akhirnya Moeldoko langsung ditetapkan sebagai Ketua Umum Demokrat.

Sementara Marzuki Alie yang hadir di acara tersebut dipakaikan kemeja Demokrat. Marzuki mengaku bersyukur KLB telah menganulir keputusan DPP Demokrat yang telah memecatnya. Lalu, peserta juga mengusulkan Marzuki Ali diangkat sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat.

“Saya bersyukur status saya yang dipecat kemudian dipulihkan. Saya minta kalau saya dipercaya sebagai Ketua Dewan Pembina maka harus disahkan dalam kongres ini,” kata Marzuki Alie.

Permintaan Marzuki Ali langsung diterima Jonny Allen dan para kader. Dan, langsung diputuskan bahwa Marzuki Ali ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pembina. “Memutuskan, menetapkan Ketua Dewan Pembina Demokrat dijabat Bapak Doktor Marzuki Ali,” tegas Jonny Allen.

Melalui Telepon

Seperti disiarkan secara langsung (live) Kompas TV.  Moeldoko memang belum hadir di acara KLB tersebut. Namun Pimpinan Sidang yang diketuai Jonny Allen sempat menghubungi Moeldoko melalui sambungan telepon. Dengan pengeras suara, Moeldoko menanyakan kepada peserta KLB atas keseriusan amanah tersebut.

“Saya ingin pastikan keseriusan teman-teman. Tugas pokok saya tidak kalah berat membantu pemerintah untuk memulihkan pandemi. Apakah KLB ini sesuai ADR/ART atau tidak?” tanya Moeldoko yang langsung disambut gemuruh tepuk tangan ribuan peserta. “Sesuuaaaiiii,” ujar peserta KLB.

Lantas, Moeldoko menanyakan apakah peserta serius memilihnya menjadi Ketua Umum Partai Demokrat. “Saya ingin tahu keseriusan kalian memilih saya di Demokrat serius apa tidak?

Spontan pertanyaan itu langsung dijawab peserta KLB dengan menyatakan serius. Selanjutnya Moeldoko menanyakan apakah serius menempatkan kepentingan merah putih di atas kepentingan lain, hal ini juga dijawab dengan serius oleh peserta KLB. “Oleh karena itu saya terima. Terima kasih,” tutupnya.

Moeldoko sendiri mengalahkan Marzuki Alie, setelah nama keduanya diajukan peserta KLB dalam sidang yang dilakukan. Namun saat pimpinan sidang, Jonni Allen membacakan voting, dukungan peserta KLB lebih banyak diberikan kepada Moeldoko.

“Sehingga dengan keputusan ini, maka Agus Harimurti dinyatakan demisioner,” ungkapnya disambut riuh tepuk tangan peserta KLB, demikian seperti dilansir CNNIndonesia.com.

Lalu, bagaimana dengan posisi Edi Obama? Partai Demokrat dilaporkan memecat Edi Saputra alias Edi Obama dari kepengurusan partai. Kabar ini cukup mengejutkan memang, karena selama ini Edi Obama menjabat sebagai Ketua DPC Demokrat Bireuen, sekaligus calon legislatif (Caleg) DPRA nomor urut 1.

Pemecatan itu ditandai dengan surat pemberhentian yang dikeluarkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, tanggal 5 Oktober 2018.

Surat Keputusan bernomor 449/SK/DPP.PD/X/2018 itu ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Partai, Sosilo Bambang Yudhoyono, dan Sekretaris Jenderal Hinca Panjaitan.

20210305-edi2

Dalam surat keputusan itu disebutkan bahwa Edi Saputra diberhentikan dengan tidak hormat sebagai ketua dan pengurus partai. "Memberhentikan saudara Edi Saputra sebagai kader dan Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Kabupaten Bireuen secara tidak hormat," demikian bunyi poin pertama surat keputusan tersebut.

Surat pemberhentian dikeluarkan atas dua pertimbangan. Pertama, surat BP-OKK DPP Partai Demokrat Nomor: 711/OKK-PD/X/2018 tanggal 5 Oktober 2018 tentang pemberhentian saudara Edi Saputra sebagai kader dan ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Kabupaten Bireuen.

Pertimbangan kedua, surat DPD Partai Demokrat Provinsi Aceh Nomor: 097/PD.DPD/Aceh/X/2018, tanggal 29 September 2018, tentang usulan pemberhentian saudara Edi Saputra sebagai kader dan ketua DPC Partai Demokrat Bireuen.

 Lantas, apa kata Edi Obama terkait kehadirannya di KLB?

"Adak pih ka dipecat, tetap sit meurumpok undangan untuk menghadiri KLB, koen lage awak blah deh, lheuh dipecat meu diundang pih han le, lage hana meuturi le, teuman koen mangat ta hadiri undangan KLB aju (walau sudah dipecat, tetap juga dapat undangan untuk menghadiri KL, bukan seperti mereka di sebelah sana, setelah dipecat tidak diundang, seperti tidak kenal lagi. Makanya, lebih baik menghadiri KLB)," tulis Edi Obama di di dinding media sosial facebooknya satu jam yang lalu.***

Komentar

Loading...