Modus Operandi Baru, Kirim Ganja dalam Kemasan Kopi

Modus Operandi Baru, Kirim Ganja dalam Kemasan Kopi
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Kasat Resnarkoba Polresta Banda Aceh, AKP Boby Putra Ramadan Sebayang, SIK, mengungkapkan.

Ada modus operandi baru, terkait peredaran narkoba di tahun 2019.  Misal, pelaku menggunakan bungkusan bubuk kopi.

Nah, pada masing masing kemasan bungkus bubuk kopi tersebut, berisi satu bungkus plastik ganja dengan berat 3,013 gram.

Itu dibeberkan Kasat Resnarkoba dalam jumpa pers, di Polresta Banda Aceh, Jumat, 6 September 2019.

Pelaku berinisial AM (58) warga Gampong Geuceu Meunara, Kecamatan Jaya Baru, Kota Banda Aceh.

AM ditangkap, Kamis 29 Agustus 2019, sekira pukul 16:00 di kantor jasa pengiriman Jet Express Desa Lamcot, Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar.

“Karyawan jasa pengiriman cepat dari Kantor Jet Exprees Desa Lamcot, Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar. Menerima paket pengiriman berupa satu kotak kardus dari AM. Setelah paket tersebut diterima dan diregristrasi. Lalu AM langsung pulang tanpa mengambil resi pengiriman,” ungkap Boby.

Merasa curiga, karyawan Jet Exprees melakukan pemeriksaan terhadap paket tersebut.

Setelah dibuka, didalamnya berisikan ganja yang dikemas dalam bungkusan plastik bubuk kopi. Kemudian karyawan tersebut melaporkan kejadian itu kepada pihak Kepolisian Darul Imarah.

“Setelah pelaporan, Polsek Darul Imarah bersamna Opsnal Sat Res Narkoba Banda Aceh, berusaha mengungkapkan dan menangkap pelaku pengirim paket berisikan ganja. Karena pelaku saat itu tidak ada lagi di tempat, pihak kepolisian berkerjasama dengan Jet Exprees dengan mengirim peket tersebut,” jelasnya.

Saat pelaku lupa mengambil resi pengiriman. Pelaku meninggalkan nomor handphone kepada karyawan Jet Express.

Lalu karyawan itu menelepon kembali pelaku agar dapat mengambil resi pengiriman yang telah ditinggalkannya.

“Pelaku kemudian datang ke tempat pengiriman. Saat itu, petugas langsung mengamankan AM beserta paket barang bukti ganja yang hendak dikirim ke Poresta Banda Aceh untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut”, kata AKP Boby Putra Ramadan Sebayang, SIK.

Atas perkara ini, AM dikenakan Pasal 111 ayat (2) dan Pasal 114 ayat (2), Undang Undang Nomor 3 Tahun 2019, tentang narkotika, dengan ancaman hukuman penjara paling lambat 6 tahun dan paling lama 20 tahun.***

Komentar

Loading...