Pilkada Banda Aceh 2017

Meski Ditolak, Aminullah Usman Siap Besarkan Partai Golkar!

Meski Ditolak, Aminullah Usman Siap Besarkan Partai Golkar!
Foto: acehimage.com

BANDA ACEH  | Bakal calon (balon) Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman SE, Ak, MM mengatakan, saat ini dia sedang menunggu keputusan DPP Partai Golkar, terkait dukungan pencalonan dirinya sebagai orang nomor satu Kota Banda Aceh pada Pilkada, 15 Februari 2017 mendatang. Sebagai kader Golkar, Aminullah juga berjanji akan membesarkan partai tersebut.

 “Saya sedang menunggu dan berharap dukungan penuh dari Partai Golkar,” begitu kata Aminullah pada MODUSACEH.CO, Sabtu, (27/8/2016).

Pengakuan itu disampaikan mantan Dirut Bank Aceh ini, menanggapi adanya pemberitaan tentang penolakan Ketua Pengurus Kecamatan (KPK) DPD II Partai Golkar Banda Aceh, terhadap pencalonan dirinya yang diusung DPP Partai Golkar.

“Ini murni setelah saya bertemu dengan Wantim DPD I Partai Golkar Aceh, saat buka puasa lalu. Selanjutnya, saya tindaklanjuti dan mendaftar. Saya ini juga kader dan anggota Wantim Golkar Aceh, jadi ndak salahkan,” sebut Aminullah.

Baca: Muncul Penolakan, Golkar Belum Tentu Usung Aminullah-Zainal Arifin

Dijelaskan Aminullah Usman, bersama Ketua DPD PAN Kota Banda Aceh Zainal Arifin (Keuchik Zainal), dia akan ikut sebagai kontestan calon walikota dan wakil walikota Banda Aceh. “PAN yang lebih awal mengusung, karena itu wakil saya tetap Keuchik Zainal,” tegas Aminullah.

Begitupun, Aminullah dapat memahami adanya riak-riak kecil yang terjadi di DPD II Partai Golkar Kota Banda Aceh. “Jika kawan-kawan merasa tersinggung karena saya belum melakukan komunikasi dengan DPD II dan Pengurus Kecamatan Partai Golkar Banda Aceh, saya mohon maaf. Dalam waktu secepatnya saya akan berkomunikasi,” ujar Aminullah Usman.   

Menurutnya, dia tidak melupakan DPD II Partai Golkar Banda Aceh. Hanya saja, karena kesibukannya dalam menggalang dukungan, sehingga komunikasi itu belum terjalin. “Insya Allah dalam waktu dekat kita akan duduk,” kata Aminullah Usman.

Ketua DPD I Partai Golkar Aceh TM Nurlif membenarkan keputusan itu. “Pak Amin adalah kader Golkar dan di DPP sudah final untuk mengusung Aminullah Usman. Beliau adalah pengurus di DPD I Golkar Aceh sebagai dewan pertimbangan, untuk surat resmi akan dikeluarkan dalam waktu dekat,” ujar Nurlif.

Dipastikan Aminullah Usman akan maju dari jalur partai politik dengan dukungan PAN dan Golkar. Koalisi keduanya menghasilkan enam kursi dan lebih dari cukup untuk mengusung pasangan calon (paslon) Walikota dan Wakil Walikota Banda Aceh.

Kabarnya, akan ada Gerindra, NasDem, Demokrat dan PPP yang akan bergabung dalam gerbong tersebut. “Tapi sejauh ini baru dua parnas,” sebut Aminullah. Terkait dukungan Golkar, ditegaskan Ketua DPD I Partai Golkar Aceh TM Nurlif, “Tim Pilkada Pusat melalui rapat telah memutuskan Aminullah Usman, Wantim DPD I PG Aceh, berpasangan dengan Zainal (Ketua PAN) Kota Banda Aceh.”

Bagi Golkar, pencalonan Aminullah memang tak soal. Sebab, dia tercatat sebagai anggota Dewan Pertimbangan (Wantim) DPD I Partai Golkar Aceh. Pada Pilkada 2012 lalu, Aminullah juga diusung sebagai Cawalkot Banda Aceh, tapi kalah dari pasangan Mawardi Nurdin (Demokrat)-Illiza-Sa’aduddin Djamal.

“Sesuai juklak dan juknis Partai Golkar. DPD I dan DPP berhak untuk menambah dan mengurangi usulan calon yang ada. Dan, keputusan final tetap pada DPP. Dan DPP telah memutuskan untuk Aminullah Usman. Jadi, kebijakan itu yang kami jalankan,” tegas Ketua DPD I Partai Golkar Aceh, TM Nurlif pada media ini.

Itu sebabnya, Aminullah Usman berjanji akan membesarkan Partai Golkar, jika dirinya terpilih sebagai Walikota Banda Aceh Periode 2017-2022. “Insya Allah, jika terpilih, sebagai kader tentu kewajiban saya untuk membesarkan Partai Golkar,” janji dan komitmen Aminullah Usman.***

Komentar

Loading...