Iklan Sisi Lain Special Ramadhan

Menyorot Pelaksanaan Syariat di Pantai Ulee Lheue-Gampong Jawa, "Haha..Hihi" di Waktu Senja

Menyorot Pelaksanaan Syariat di Pantai Ulee Lheue-Gampong Jawa, "Haha..Hihi" di Waktu Senja
Foto: Abuzal Buloh
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Rabu, 27 Januari 2021 lalu. Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman turun meninjau langsung lokasi wisata Ulee Lheue, Kecamatan Meraxa Kota Banda Aceh hingga ke Gampong Jawa, Kecamatan Kutaraja Kota.

Alasannya, wisata tepi pantai pada Jalan Tanggul yang melintasi Ulee Lheue dengan Gampong Jawa tersebut, kerap aktif hingga pelaksanaan ibadah shalat magrib tiba. Tentu, hal tersebut bertentangan dengan prinsip Kota Syariat Islam.

Aminullah menghimbau agar pengunjung segera meninggalkan lokasi wisata dimaksud 30 menit menjelang pelaksanaan ibadah shalat magrib. Tujuannya, demi menghindari dari potensi pelanggaran syariat.

Sebab, plang pemberitahuan bagi pelanggar syariat akan diganjar dengan hukum jinayah telah terpasang di beberapa titik sepanjang Jalan Tanggul.

Orang nomor wahid Kota Banda Aceh ini juga telah menginstruksikan kepada Satpol PP dan WH, serta pihak Kecamatan Meraxa dan Kutaraja untuk terus memantau lokasi wisata yang lama telah menjadi "sorotan" publik itu.

Minggu sore, 14 Februari 2021 media ini menyambangi lokasi wisata Ulee Lheue-Gampong Jawa dalam agenda reportase melihat sejauh mana "pengambilan sikap" pemerintah Kota Banda Aceh atas penegakan syariat.

Jarum jam sudah berada pukul 18.35 WIB,  saat petugas Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh menutup akses masuk ke Jalan Tanggul Pantai Ulee Lheue-Gampong Jawa dari kedua arah. Pengunjung tidak dibenarkan masuk pada saat waktu menjelang magrib.

Amatan MODUSACEH.CO masih banyak pengunjung yang melanggar himbauan Aminullah. Saat jarum jam sudah berada pada pukul 18.40 WIB dan sebentar lagi azan magrib akan berkumandang.

Namun hiruk-pikuk hilir-mudik pengunjuk masih sangat kentara. Kuat dugaan himbauan tersebut hanya sebatas angin berlalu bagi pengunjung.

Tampaknya kesadaran pengunjung untuk mematuhi aturan yang telah diberlakukan tersebut masih "jauh panggang dari api". Pengunjung enggan beranjak dari bibir pantai dan lebih memilih menikmati segelas minuman street atau jajanan lainnya.

Padahal matahari telah tenggelam ditelan laut. Beberapa pasangan muda-mudi juga terlihat asyik "haha..hihi", sepertinya semakin gelap suasana pantai Ulee Lheue-Gampong Jawa akan semakin syahdu suasananya.

Rahmat Riski (24) salah satu pengunjung turut diwawancarai media ini menyebut, pemerintah melalui instansi terkait harus menindak tegas para pelanggar syariat, jangan hanya bersifat himbauan saja.

"Perlu ditindak tegas, dan sanksinya juga harus tegas. Kalau hanya dihimbau saja orang-orang tidak mau menggubris. Masih ada saja pasangan muda-mudi yang lalu lalang walau hari sudah gelap," ungkap Riski.***

Komentar

Loading...