Menristekdikti: Kampus Tidak akan Lagi Terikat Batasan Negara

Menristekdikti: Kampus Tidak akan Lagi Terikat Batasan Negara
Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Nasir.(KOMPAS.com/ANDI HARTIK)
Penulis
Rubrik
Sumber
Kompas.com

SURABAYA | Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan kampus di perguruan tinggi tidak akan lagi terikat batasan negara.

"Sekarang ini era digital, era paperless. Ke depan perkuliahan tidak ada lagi di kelas. Kuliah tidak mengandalkan pada ruangan. Nanti kuliah bisa di rumah, bisa dimana berada. Tidak terikat tempat. Kampus tidak terikat oleh batasan negara lagi," kata Nasir saat meresmian Pusat Riset Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) di Surabaya, Selasa (2/5/2017), seperti dikutip Antara.

Untuk itu, Nasir meminta Direktur Jenderal Kelembagaan Kemenristekdikti Patdono Suwignjo untuk menyiapkan regulasi terkait kuliah tanpa batas negara ini. Regulasi juga mengatur agar kampus di Indonesia berkembang lebih cepat.  Nasir pun meminta perguruan tinggi untuk meningkatkan publikasi hasil riset di jurnal internasional dan terus ditingkatkan jumlahnya setiap tahun.

"Publikasi di ITS luar biasa. Pada 2017, Pak Rektor mencanangkan publikasi 1.000 jurnal internasional. Mudah-mudahan berjalan dengan baik dan sukses. Saya berharap perguruan tinggi lain akan mengikuti," katanya. Menurut dia, publikasi hasil riset di jurnal internasional sudah menjadi ukuran kemajuan perguruan tinggi.***

Komentar

Loading...