Breaking News

Di Balik Izin Lahan Tambang Batu Bara 3.134 Hektar di Aceh Barat

Mengungkap Dana Jaminan Pasca Tambang PT. Mifa Bersaudara

Mengungkap Dana Jaminan Pasca Tambang PT. Mifa Bersaudara
Lokasi bekas tambang batu bara. Foto dok
Penulis
Rubrik

Meulaboh | Diduga, jaminan pasca tambang dengan luas lahan izin tambang batu bara yang diberikan di kawasan Kecamatan Meureubo, Aceh Barat, tak sebanding dengan dana jaminan yang disimpan pada bank.

Lihat saja, berdasarkan data yang disajikan dalam laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Aceh, nilainya hanya puluhan juta rupiah.

Dalam LHP BPK RI nomor  21.A/LHP/XVIII. BAC/05/2019 tanggal 24 Mei 2019, jelas tersaji bahwa jumlah jaminan pasca tambang dalam bentuk deposito, itu senilai Rp 48.952.993,48. Lalu, sampai 2019 berdasarkan LHP BPK terkait audit Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Barat tahun 2018, per 31 Desember 2018 jumlah deposit dana tersebut menjadi Rp 53.873.906,00.

Jaminan pasca tambang tersebut disimpan di PT. Bank Mandiri dengan nomor rekening 158-02-00119XX-X atas nama Bupati Aceh Barat, QQ Mifa Bersaudara sebagai bilyet surat deposito berjangka Bank Mandiri dengan nomor seri AC489235.

Menurut data BPK tadi, jaminan pasca tambang sampai dengan tahun 2031 dalam bentuk deposito berjangka satu tahun (tanggal jatuh tempo 21 Mei 2016) dengan pola perpanjangan otomatis sebesar Rp 48 juta lebih seperti rincian di atas tadi.

Sekretaris Komisi II DPRK Aceh Barat Abu Bakar, S.Sos. Foto MODUSACEH.CO/Juli Saidi

Dari jumlah tersebut, Sekretaris Komisi II DPRK Aceh Barat Abu Bakar, S.Sos mengaku, bila benar jaminan pasca tambang PT. Mifa Bersaudara senilai itu, kader Partai Aceh ini mengaku tidak wajar dibandingkan dengan luas lahan yang diberikan izin.

"Tidak pantas kalau lahan begitu luas, sedikit sekali," kata Abu Bakar, di ruang Komisi II DPRK Aceh Barat, Kamis (13/2/2020).

Abu Bakar juga mengaku, Komisi II DPRK Aceh Barat sudah pernah turun ke lapangan sekitar sebulan yang lalu. Hasil pantauanya, Abu Bakar menyebutkan bahwa mereka menemukan kolam-kolam bekas tambang, seperti di kawasan Sumber Batu. "Lobang masih besar-besar," ujar Abu Bakar.***

Komentar

Loading...