Breaking News

Agenda Rapat Paripurna Istimewa DPRA

Salah Satu Agenda Mendengarkan Jawaban Gubernur Terhadap Hak Interpelasi

Salah Satu Agenda Mendengarkan Jawaban Gubernur Terhadap Hak Interpelasi
Surat Undangan Rapat Paripurna Istimewa DPRA
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Teuku Irwan Djohan, ST dari Partai NasDem, Kamis (22/06/2018) telah menandatangani dua surat bersifat penting, yaitu surat nomor 160/1428, perihal Rapat Paripurna Istimewa DPR Aceh tahun 2018.

Surat berkop PANCACITA, Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, Jalan Tgk. H.M Daud Beureueh, Banda Aceh itu, menjelaskan maksud bahwa pimpinan DPR Aceh mengundang berbagai instansi. Baik vertikal, dinas, badan, dan termasuk Gubernur Aceh Irwandi Yusuf.

Melalui surat undangan  tadi, Irwandi dan undangan diminta hadir, Kamis, 28 Juni 2018, dengan agenda Sidang Paripurna Istimewa. Pertama surat pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai. Anggota dan Pimpinan DPR Aceh mendengarkan jawaban Gubernur Aceh terhadap Hak Interpelasi DPR Aceh. Sedangkan agenda kedua pukul 14.00 WIB sampai selesai, dalam rangka penyerahan pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh tahun anggaran 2017. “Demikian kami sampaikan dan terima kasih,” tutup surat  yang ditandatangani Teuku Irwan Djohan.

Sementara itu, surat undangan kedua juga ditandatangani Wakil Ketua DPRA Teuku Irwan Djohan, untuk kegiatan pada Jumat, Senin, dan Selasa atau sejak tanggal 29 Juni sampai 0 Juli 2018.

Pimpinan wakil rakyat itu mengundang dengan agenda Rapat Paripurna DPRA dalam rangka penyampaian laporan Panitia Khusus (Pansus) I sampai X DPRA, terhadap laporan hasil pemeriksaan (LHP) BPK RI. Kedua undangan tersebut, acaranya berlangsung di Gedung Utama DPR Aceh.

Pantauan media ini di Sekretariat DPR Aceh, kedua surat undangan tersebut sudah mulai diantar atau bagikan sejak Senin, 25 Juni 2018 dan Selasa pagi, 26 Juni 2018.***

Komentar

Loading...