Breaking News

Aceh Masuk 19 Provinsi Realisasi Anggaran Covid Rendah

Mendagri Tito Karnavian: Padahal Dananya Ada!

Mendagri Tito Karnavian: Padahal Dananya Ada!
Mendagri Tito Karnavian Foto: Puspen Kemendagri
Rubrik
Sumber
sumber detik.com

Jakarta I "Kami sudah menyisir dan sudah rapat berkali-kali dengan kepala daerah masih belum ada, apa.. ada beberapa daerah yang belanja untuk penanganan Covid dan realisasi untuk insentif tenaga kesehatan masih belum banyak berubah," kata Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, dalam jumpa pers yang disiarkan virtual melalui YouTube, Sabtu (17/7/2021).

Itu disampaikan Tito, terkait evaluasi pelaksanaan PPKM Darurat. Tito menyebut teguran tertulis itu disampaikan per hari ini ke 19 provinsi tersebut.

"Ini termasuk, mohon maaf, langkah yang cukup keras karena (teguran tertulis-red) jarang kami keluarkan," ujarnya.

Karena itulah, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyampaikan teguran tertulis untuk 19 provinsi. Semua ditegur karena realiasi anggaran untuk penanganan COVID-19 hingga insentif tenaga kesehatan (nakes) masih rendah. Padahal, dananya ada.

Foto: tangkapan layar zoom

Seperti diwartakan laman detik.com. Tito kemudian memaparkan 19 provinsi yang dapat teguran tertulis tersebut, yakni:

 01. Provinsi Aceh

02. Provinsi Sumbar

03. Provinsi Kepri

04. Provinsi Sumsel

05. Provinsi Bengkulu

06. Provinsi Kepulauan Babel

07. Provinsi Jabar

08. Provinsi DI Yogyakarta

09. Provinsi Bali

10. Provinsi NTB

11. Provinsi Kalbar

12. Provinsi Kalteng

13. Provinsi Sulsel

14. Provinsi Sulteng

15. Provinsi Sulut

16. Provinsi Gorontalo

17. Provinsi Maluku

18. Provinsi Malut

19. Provinsi Papua

"Memang realisasinya belum. Uangnya ada, tapi belum direalisasikan untuk kegiatan penanganan COVID kemudian untuk insentif tenaga kesehatan dan lain-lain," tegasnya.

"Bisa saja kepala daerah tidak tahu karena masalah anggaran ini kadang-kadang yang lebih paham adalah Bappeda atau Badan Keuangannya, BPKAD, sementara kepala daerah kadang-kadang, kami berapa kali ke daerah banyak yang kadang-kadang tidak tahu posisi saldonya seperti apa," sambung Tito.***

Komentar

Loading...